Suara.com - Perlawanan terhadap beragam kebijakan kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald Trump semakin menjamur. Bahkan, selain mendapat perlawanan dari negara-negara lain, Trump juga ditentang oleh pejabat di negaranya sendiri.
Terbaru, Wali Kota Atlanta, Kasim Reed, menentang kebijakan Trump yang mengeluarkan AS dari perjanjian kerjasama menghadapi perubahan Iklim, atau beken disebut "Kesepakatan Iklim Paris".
"Keputusan Presiden Trump untuk menarik diri dari 'Kesepakatan Iklim Paris' itu sangat mengecewakan. Ini akan berimbas negatif terhadap kondisi lingkungan AS," tutur Kasim seperti dilansir AFP, Selasa (27/6/2017).
Pernyataan itu diucapkan Kasim dalam pidatonya di acara pertemuan wali-wali kota dari Asia, Afrika, Eropa, Amerika Selatan, dan Amerika Utara, di Brussels.
Meski AS resmi keluar dari kesepakatan, Kasim memastikan kotanya akan tetap bekerjasama dengan negara-negara lain dalam menghadapi perubahan iklim akibat emisi karbon pemakaian bahan bakar minyak.
"Apa yang tidak kami miliki sebenarnya adalah tingkat kerja sama, semangat dan intensitas, sampai kami melihat keputusan presiden kami untuk menarik diri. Tapi, saat ini, kita akan berkolaborasi dan fokus berbagi pengalaman," tandasnya.
Trump menyebabkan kemarahan saat ia menarik AS dari forum kesepakatan Paris. Sebab, AS merupakan penghasil emisi karbon terbesar di dunia yang menyebabkan pemanasan global dan beragam ekses perubahan iklim.
Kesepakatan Iklim Paris tahun 2015 sendiri, adalah forum bagi negara-negara yang bersepakat melakukan aksi bersama untuk mengurangi pemakaian BBM guna menurunkan suhu panas bumi.
Baca Juga: Ada Apa di Dalam GNPF MUI Usai Ketemu Jokowi di Istana?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus Kematian Mantan Istri Anggota Polri, Komisi III DPR RI: Jangan Gegabah Simpulkan Bunuh Diri
-
Ribuan Pemilah Sampah di Bantargebang Kini Punya Jaminan Kerja
-
Waspada Potensi Bencana Alam di Jateng, Sarif Abdillah: Pelatihan Relawan Jangan Kendor!
-
Berbagi Kisah & Harapan: Ketika Menagih Pajak Tidak Sekadar Soal Angka
-
Hoaks Berseliweran di Medsos Jelang HUT RI, TNI Minta Warga Tak Mudah Terprovokasi
-
Polda Metro Periksa 24 Saksi Kasus Sutrimo, Status Kini Naik ke Penyidikan
-
Apa Tujuan Pakta Pertahanan Makkah yang Digagas Turki dan Arab Saudi?
-
Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
-
Hilal Firmansyah Mantap Maju Jadi Calon Ketua KADIN Kabupaten Bogor
-
Apa Saja Bahan Aktif yang Biasanya Terkandung dalam Serum Penumbuh Rambut?