Suara.com - Legenda sepak bola Argentina yang pro-Sosialis dalam politik, Diego Armando Maradona, menilai Presiden Amerika Serikat Donald Trump tak ubahnya seperti tokoh buku komik. Ia mengakui membenci Trump.
Sebaliknya, seperti dilansir Russia Today, Sabtu (1/7/2017), Maradona memberikan pujian terhadap sejumlah pemimpin Sosialis Amerika Latin, Korea utara, sebagai pembanding Trump.
Ia juga memuji Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai tokoh yang berpengaruh dan bisa menjaga perdamaian dunia.
“Setelah Hugo Chavez (mendiang Presiden Venezuela) dan Fidel Casto (pemimpin Kuba) tiada, Putin bersama Ariel (?) Ortega dan Evo Morales (Presiden Bolivia) menjadi pemimpin dunia yang baik,” tutur Maradona di Moskow, Jumat (30/6).
Maradona menuturkan, Putin adalah sosok yang mampu membawa perdamaian dunia sehingga tergolong sebagai pemimpin fenomenal.
“Trump? Dia hanya komik. Dalam persoalan politik, dia tak ubahnya tokoh kartun di mata saya. Setiap dia muncul di televisi, saya langsung ganti saluran,” tukasnya.
Menurut Maradona, AS kekinian tak lagi menjadi satu-satunya negara yang tergolong adidaya dan menjadi sentral percaturan politik serta ekonomi internasional.
”AS bukan lagi polisi dunia. Rusia, Tiongkok, Korea Utara, jangan lupakan mereka. Kami akan mendapatkan senjata untuk bersaing dengan AS,” imbuhnya.
Baca Juga: Biaya Pengobatan Dua Brimob Korban Teroris Ditanggung Polri
Ia memastikan, dirinya bukanlah pendukung perang. Sebaliknya, ia justru membenci setiap pihak yang mengobarkan perang.
“Coba Anda lihat Trump, di matanya, kita semua adalah musuhnya,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi