Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi tektonik menggoyang sebagian wilayah Provinsi Sumatera Utara, Selasa (11/7/2017).
"Hasil analisis terkini BMKG menunjukkan, gempa berkekuatan 5,2 skala richter terjadi pukul 08.24.32 WIB di Kabupaten Samosir," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Moch Riyadi lewat keterangan tertulisnya, seperti dilansir Antara.
Dia mengatakan pusat gempa atau episenter terletak pada koordinat 2.67 LU dan 98.85 BT, tepatnya di darat pada jarak delapan kilometer arah timur laut Samosir pada kedalaman (hiposenter) 152 kilometer.
Ia mengatakan, wilayah yang berpotensi terdampak goyangan lemah antara lain di Pematang Siantar, Parapat, Medan, Sidikalang dan Sibolga.
"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa itu disebabkan aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia dengan hiposenter 152 kilometer," terangnya.
Karena hiposenter berada di kedalaman 152 kilometer, maka guncangan itu disebut sebagai gempa bumi menengah. Meskipun gempa bumi berpusat di darat, tapi tidak berpotensi merusak.
Dia mengimbau warga Sumatera Utara dan sekitarnya agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Hingga laporan ini disusun pukul 09.00 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan," tandasnya.
Baca Juga: Usai Kasus Jokowi, AS Juga Salah Sebut Xi Jinping Presiden Taiwan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat