Suara.com - Seorang lelaki berusia 38 tahun ditangkap saat membawa tas ransel ke rumah dinas Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Polisi mengklaim menangkap lelaki berinisial MS itu karena curiga.
Wakapolres Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Asep Guntur mengklaim MS masuk diam-diam ke rumah dinas Gatot di Jalan Diponegoro Nomor 10 Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2017) sekitar pukul 12.15 WIB.
"Kami tangkap karena dicurigai dengan membawa satu buah tas ransel," kata Asep Guntur saat dikonfirmasi.
Asep mengatakan lelaki itu langsung dibawa ke pos polisi Tama Suropati. MS disebut sempat mengancam akan membakar pos polisi itu.
"Laki-laki tersebut sempat marah marah di pos polisi Taman Suropati Menteng dengan mengucapkan akan membakar pos tersebut," katanya.
MS masih diperiksa polisi. Polisi belum ingin bicara lebih jauh soal latar belakang MS.
"Diduga mengalami jiwa, tapi belum tahu karena masih diperiksa ya. Nanti hasilnya apa kita infokan, intinya kita amankan dulu pria itu," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan