Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Kepala Cabang Bank BRI cabang Mabes TNI Cilangkap, Narti Laksono terkait kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan tiga orang pejabat PT PAL. Pemeriksaan dilakukan, Senin (17/7/2017) hari ini.
"Hari ini diagendakan pemeriksaan terhadap Narti Laksono," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Senin, (17/7/2017).
Febri menerangkan Narto akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka kepala Divisi Pembendaharaan PT PAl, Arief Cahyana.
Selain Arief, dua pejabat PT PAL yang dijadikan tersangka oleh KPK yaitu Direktur Utama Muhammad Firmansyah Arifin dan Direktur Desain dan Teknologi merangkap Keuangan Saiful Anwar.
Ketiganya diduga menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatannya dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya dalam kasus kasus suap penjualan kapal perang buatan PT PAL ke Filipina.
Mereka ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan pengembangan terkait dengan penemuan sejumlah uang pada operasi tangkap tangan pada 31 Maret 2017. Dalam OTT itu, penyidik KPK menemukan uang sebesar Rp230 juta.
Ketiga petinggi PT PAL diduga telah menerima fee agency dari perantara penjualan dua kapal perang untuk pemerintah Filipina, Ashanti Sales Incorporation. Atas perbuatannya tersebut, Firmansyah, Arief dan Saiful diduga melanggar Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Berita Terkait
-
Politisi Golkar: Pansus KPK Buat Elektabilitas Partai Rusak
-
Periksa Novanto, KPK Dalami Pembahasan Anggaran e-KTP
-
Misbakhun Kritik Denny Indrayana Jadi Pembicara Seminar Oleh STAN
-
Periksa Novanto Hari Ini, KPK: Namanya Sering Disebut Terdakwa
-
Didukung Mahasiswa dan Alumni UI, Ketua KPK Janjikan Hal Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan