Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Golongan Karya (Golkar) Idrus Marham menyebut, sejumlah partai politik akan ikut mendukung dan mendorong Presiden Joko Widodo untuk kembali mencalonkan diri segai calon presiden pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.
Idrus mengatakan, selain Partai Golkar, sejumlah partai tersebut di antaranya Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
"Saya ikuti musyawarah kerja nasional PPP, kemudian acara Hanura pada saat pengukuhan Pak Oso (Oesman Sapta) sebagai ketua umum, salah satu keputusannya adalah mencalonkan kembali Jokowi. Demikian pula Nasdem, Golkar, dan tentunya PDIP," ujar Idrus di The Sultan Hotel, Jakarta, Sabtu (22/7/2017).
Selain partai-partai tersebut, Idrus juga meyakini ada organisasi politik lainnya yang bakal turut mendukung Jokowi sebagai capres.
"Tentu kita belum tahu, karena masih ada beberapa partai belum menyatakan sikap. Karenanya, Golkar sendiri sudah sejak sekarang meyakinkan masyarakat untuk memilih Jokowi,” tuturnya.
Idrus berharap, Pilpres 2019 merupakan panggung demokrasi yang mengedepankan persaingan program, gagasan dan visi untuk memilih pemimpin pada periode 2019-2024.
Berita Terkait
-
Seandainya Setya Novanto Ditahan, Ini Persiapan Partai Golkar
-
Partai Golkar di 32 Provinsi Sepakat Tetap Dukung Setya Novanto
-
Usai Jalani Agenda Padat Jakarta-Banten, Jokowi Bermalam di Jogja
-
Jokowi: Penduduk Muslim Potensi dan Kekuatan Indonesia
-
Apa yang Unik pada Baliho di Kantor DPP Partai Golkar Ini?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat