Suara.com - Tim gabungan dari Polri, TNI, tim medis dan warga berhasil mengevakuasi tengkorak diduga pendaki yang tersesat di Gunung Ciremai, dengan menggunakan alat tradisional.
"Tim sudah berhasil mengevakuasi tengkorak manusia, di Hutan Kayu Masawa, sejajar dengan Pos 3 di ketinggian 2.260 meter dari permukaan laut di area TNGC," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Kombes Yusri Yunus melalui pesan singkat yang diterima di Cirebon, Selasa.
Evakuasi tersebut dilakukan pada Selasa ini dari puul 08.00 WIB sampai dengan pukul 14.30 WIB di area Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) Argalingga Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka.
Yuri mengatakan setelah di lakukan evakuasi, selanjutnya tengkorak manusia tersebut dibawa ke Rumah Sakit Polri di Indramayu, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Situasi selama evakuasi berjalan aman dan lancar," sebutnya.
Yusri menambahkan warga Desa Argalingga Kabupaten Majalengaka menemukan mayat yang diduga pendaki gunung berjenis kelamin perempuan di lereng Gunung Ciremai yang tinggal tengkorak dengan tulang belulang dan pakaian.
"Berdasarkan keterangan salah seorang warga Toto Sunarto ciri-ciri dan kondisi korban sudah berupa tengkorak dan tulang belulang diduga meninggal sudah lebih dari satu tahun," katanya.
Yusri menuturkan untuk ciri-ciri lainnya yaitu di bagian badan korban terdapat baju kaus biru polet hitam, menggunakan jaket warna hitam polet merah.
Selain itu, di bagian bawah rok menyerupai selimut warna biru dan di samping tengkorak itu ada tas warna hitam bercorak warna pink.
"Tidak ditemukan identitas korban, dan korban diduga adalah berjenis kelamin perempuan karena ada rok," ujarnya. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?
-
Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon
-
Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas
-
Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!
-
Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik
-
Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi
-
Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo
-
Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal
-
Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba
-
Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi