Suara.com - Sebelum meloncat dari flyover Pasopati, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (27/7/2017), pemuda bernama Oki (25) menulis surat untuk ibunda.
Dalam surat yang ditulis pakai tangan, Oki meminta maaf kepada ibunya karena merasa telah menjadi anak yang mengecewakan. Dia juga mengaku dari dulu sampai sekarang tak menemukan kebahagiaan, apalagi setelah ibunya tak merestui cintanya.
Surat tersebut ditemukan setelah Oki meloncat dari flyover. Tuhan ternyata belum mengizinkannya meninggalkan dunia. Setelah tubuh menghujam aspal, Oki masih hidup dan dia harus merasakan sakit akibat luka parah.
Kasus ini menarik perhatian publik. Ada yang menyayangkan kenapa dia coba-coba mengakhiri hidup dengan cara demikian, ada pula yang kasihan.
Foto-foto dan surat Oki kini tersebar luas di kalangan pers. Berikut ini adalah isi lengkap surat Oki.
Oki minta maaf mamah selama ini
Oki banyak salah sama mamah
Oki anak yang gak berguna
Yang cuma nyusahin mamah
Oki lebih tenang di alam sana mamah
Oki ikhlas lahir batin
Enggak sempat merasakan berumah tangga atau nikah
Oki sudah mengiklaskan mamah sama om Herri
Kalau mamah senang Oki juga senang
Oki enggak apa-apa dari dulu sampai sekarang engak pernah merasakan kebahagiaan padahal waktu di Tegal Oki udah ada calon tapi kan mamah waktu itu gak setuju
Oki pamit ya mamah.. assalamualaikum
Kapolrestabes Bandung Komisaris Besar Hendro Pandowo mengatakan luka yang dialami Oki tergolong parah. Tangan kanan lecet, kaki kanan patah, muka babak belur, dan leher patah.
"Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin, dan korban masih dalam keadaan hidup," kata Hendro melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com.
Kasus tersebut sekarang sedang dalam penanganan kepolisian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!