Suara.com - Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Perhubungan JA Barata mendukung penuh kasus pemukulan yang dilakukan oknum TNI AL kepada petugas Aviation security Bandara Soekarno-Hatta, Nur Fauzi (27), di Terminal 2F, Gate 4, pada Minggu (30/7/2017) diproses secara hukum.
"Tindak pemukulan itu masuk pidana umum, tentu prosesnya berlaku ke pidana umum harus ada pengaduan visum, silakan diproses secara ketentuan hukum berlaku. Itu kita serahkan ke penegak hukum, kalau TNI AL berarti kita serahkan ke POM TNI AL," kata Barata di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (31/7/2017).
Kemenhub telah mendapatkan informasi sejak kemarin dan juga sudah mengeceknya.
"Sudah dicek juga dan benar terjadi," ujar Barata.
Kementerian Perhubungan menegaskan petugas menjalankan tugas sesuai peraturan perundang-undangan.
"Jadi UU ini sudah lama, semua orang dianggap sudah tahu ketika menggunakan jasa penerbangan. Mereka datang nggak sekedar naik pesawat tapi melalui check in boarding pass itu butuh waktu. Tiap-tiap maskapai juga sudah diingatkan datang lebih awal, teman-teman disana siap bantu," kata dia.
Barata menekankan petugas bandara memperlakukan semua calon penumpang dengan prosedur yang sama, terutama bagian pemeriksaan.
"Kita tidak kita beri prioritas pada orang-orang tertentu, karena semua harus dilayani, semua petugas sudah dilatih ikut Diklat. Mereka dididik, pasti nggak bisa memuaskan semua pihak, jadi semu pihak harus menyadari mereka bekerja," kata dia.
Kasus pemukulan tersebut berawal dari sikap oknum TNI berpangkat sersan satu yang merasa kesal karena keluarganya terlambat datang dan check in sehingga tidak dapat terbang.
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat
-
AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono
-
Percakapan Singkat Seusai Maghrib Jadi Kenangan Terakhir Ayah Praka Farizal Sebelum Putranya Gugur
-
H-1 MBG Kembali Beroperasi, Relawan SPPG Jakbar Gas Pol Bersihkan Dapur
-
Polisi Panggil Aiman soal Tudingan Ijazah Palsu Jokowi: Bukan Soal Pribadi Tapi Program Tayangan
-
Duka Mendalam atas Gugurnya Personel TNI, Menlu Sugiono Kecam Keras Serangan Israel di Lebanon
-
Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Kematian, Negara Miskin Paling Terdampak
-
Sebut Ada Hambatan Politis, Kuasa Hukum Andrie Yunus Desak Pembentukan Tim Pencari Fakta Independen
-
Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo, Sinyal Kuat Kemitraan Indonesia-Jepang