- Mohamad Sobary, peneliti senior LIPI, menjadi saksi ahli untuk tiga tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi di Polda Metro Jaya.
- Sobary menyatakan bahwa peran ketiga tokoh tersebut adalah menjalankan fungsi intelektual melalui proses penelitian yang terstruktur dan ilmiah.
- Ia meyakini bahwa penelitian mereka tidak menyimpang dari kaidah keilmuan, meskipun ada risiko besar dalam upaya mengungkap kebenaran.
Suara.com - Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Mohamad Sobary dihadirkan menjadi saksi ahli dalam perkara tudingan ijazah palsu presiden ke-7 Joko Widodo.
Sobary diketahui menjadi saksi ahli untuk tiga tersangka Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa).
Berdasarkan rekam jejaknya, Sobary pernah menjadi pendukung setia Jokowi, namun dalam perkara ini, ia justru berbalik arah.
"Yang dilakukan mereka bertiga tokoh ini sedang menjalankan apa yang namanya the role of the intellectuals peranan kaum intelektual, peranan mereka ya begitu itu, melakukan penelitian, untuk apa penelitian, untuk menyampaikan suatu pesan dunia imajiner, pesan dunia imajiner, dunia ilmu," kata Sobary, di Polda Metro Jaya, Kamis (12/2/2026).
Sebagai budayawan, Sobary juga memaparkan metodologi penelitian kepada penyidik Polda Metro Jaya. Menurutnya ada banyak tahapan untuk melakukan penelitian, berawal dari inspirasi, merumuskan proposal, hingga merumuskan instrumen.
Kemudian, dilanjutkan dengan tahap wawancara, studi dokumen atau archive research kemudian studi media.
"Bukan media berita pada umumnya, kalau media menuliskan investigative journalism atau inspect negative report, kalau report (studi media) semacam itu bisa menjadi bahan penelitian, itu spesifik," jelasnya.
Dalam penelitian ada tentu ada metode yang diikuti serta ada instrumen yang mendukung metode tersebut. Ketika semuanya ditentukan barulah sampai pada suatu pernyataan.
"Jadi secara keilmuan saya akan pertanggungjawabkan yang dilakukan ini tidak ada sesuatu apapun, sekecil apapun yang menyimpang dari kaidah keilmuan, kalau kaedah keilmuan ini sudah terjabar dengan baik, saya akan menjelaskan tiga tokoh ini dalam peran apa," ungkapnya.
Baca Juga: Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
Saat ini, apa yang dilakukan oleh Roy Suryo Cs, kata Sobary, merupakan upaya mengungkap kebenaran meski dengan risiko yang cukup besar.
"Tidak terlalu banyak orang berani," terangnya.
Diketahui bersama, Roy Suryo Cs mengajukan tiga ahli tambahan dalam perkara. Pemeriksaan dilakukan hari ini, di Polda Metro Jaya.
Adapun ketiga saksi itu yakni Din Syamsuddin, eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan Peneliti Senior Lipi Mohamad Sobary.
Berita Terkait
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Polda Metro Jaya Bakal Kembalikan Berkas Perkara Tudingan Ijazah Palsu Usai Periksa Jokowi di Solo
-
Profil Bonatua Silalahi, Peneliti yang Ungkap Salinan Ijazah Jokowi di KPU
-
8 Fakta Usai Jokowi Jalani Pemeriksaan di Mapolresta Solo Terkait Kasus Ijazah Palsu
-
Desak Pemerintah Bersihkan Oligarki, GMKR Tuntut Pemakzulan Gibran dan Adili Jokowi
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi
-
Polemik Adies Kadir Memanas: Apakah MKMK 'Mengambil Alih' Keputusan DPR?
-
Kejagung Geledah Sejumlah Perusahaan di Sumatra Terkait Korupsi Ekspor CPO
-
Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah di Madinah, Didoakan Langsung Imam Besar Masjid Nabawi
-
Polda Metro Jaya Bakal Kembalikan Berkas Perkara Tudingan Ijazah Palsu Usai Periksa Jokowi di Solo
-
Soroti Kebocoran di Bea Cukai, Thony Saut Situmorang Singgung Indeks Persepsi Korupsi
-
Pejabat Pajak Jadi Direksi 12 Perusahaan, Eks Penyidik KPK Sebut Ada Konflik Kepentingan