Suara.com - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, bertolak ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Selasa (1/7/2017) sekitar pukul 07.30 WIB.
Presiden Jokowi didampingi Ibu Iriana Joko Widodo tiba di Pangkalan TNI AU Adi Sutjipto Yogyakarta pada sekitar pukul 08.30 WIB. Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara dalam penerbangan menuju Yogyakarta, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono, dan Staf Khusus Presiden Johan Budi.
Jokowi dan Iriana akan menghadiri acara Pencanangan Kampanye Imunisasi Campak - Rubella di MTsN 10 Sleman, Kelurahan Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman.
Di tempat itu, Presiden melakukan kampanye vaksin MR sekaligus memperkenalkan vaksin penangkal penyakit rubela tersebut. Setelah itu, Presiden meninjau area pelayanan imunisasi MR yang berada di lokasi yang sama.
Setelah agenda tersebut, Kepala Negara dan Iriana bersama rombongan akan kembali ke Jakarta di siang harinya.
Di Jakarta, dua agenda telah menanti mantan Gubernur DKI Jakarta ini, yaitu memimpin Rapat Terbatas tentang Evaluasi Implementasi Tingkat Komponen Dalam Negeri di Kantor Presiden. Kemudian malam nanti menghadiri Dzikir Kebangsaan "Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan" di Halaman Istana Merdeka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan