Suara.com - Pengurus RT 10, RW 7, Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, Syukran, turut mengantar keempat jenazah yang terdiri dari ibu dan tiga anak perempuan ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (4/8/2017), petang.
Saat jenazah dibawa dengan ambulans, tak seorang pun dari anggota keluarga almarhumah yang turut mengantar jenazah Fitriana (38), Salsa (8), Kinara (4), dan Tiara (4).
Syukran mengatakan anggota keluarga almarhumah tidak bisa ikut mengantarkan jenazah karena sudah shock.
"Katanya, kakaknya ada, tapi sudah shock semua, sudah nggak bisa untuk ngomong-ngomong gitu," kata Syukran di RS Polri.
Syukran tidak tahu keberadaan suami Fitriana. Setahunya, Fitriana dan suami sudah lama bercerai. Syukran tidak tahu apakah mantan suami sudah mendengar kabar duka ini atau belum.
"Dia itu ibu rumah tangga, sudah cerai dengan suaminya, suaminya masih hidup, tapi tidak tahu sudah ada dimana," katanya.
Syukran tidak tahu apakah keempat jenazah nanti akan diautopsi atau tidak oleh dokter forensik.
"Tidak tahu ya, kita hanya ikut prosedur yang disampaikan polisi," kata Syukran.
Kebakaran di rumah kontrakan Fitriana terjadi sekitar pukul 13.10 WIB. Diduga, kebakaran berawal dari korek api yang dinyalakan oleh salah seorang bocah di sana.
Keempatnya ditemukan meninggal dunia dalam posisi berpelukan di kamar mandi lantai dua.
Menurut data yang dihimpun oleh Tim Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi Jakarta sebelum kebakaran diduga anak kecil tersebut sedang bermain api, kemudian percikan api menyambar rumah dan dengan cepat api membesar.
Tag
Berita Terkait
-
BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang
-
Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam
-
Bukan Gas Alam, Polisi Selidiki Unsur Pidana di Balik 126 Teror Api Sleman
-
Karhutla Naik Hampir Delapan Kali Lipat, Perlukah Indonesia Mulai Pikirkan Pembakaran Terkendali?
-
Kebakaran Akibat Lilin Pengusir Lalat, Begini Kondisi Rumah Anisa Rahma setelah Sebulan Berlalu
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?