Suara.com - Polisi telah menemukan titik terang terkait kasus Muhammad Al Zahra alias Zoya, warga Kabupaten Bekasi yang dikeroyok dan dibakar hidup-hidup karena dituduh mencuri pengeras suara di Musala Al Hidayah, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, pada Selasa (1/8/2017).
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap saksi, Zoya melakukan pencurian perangkat penguat pelantang suara (amplifier) yang ada di musala.
"Iya benar (Zoya mencuri). Saksinya mengatakan seperti itu," kata Argo kepada Suara.com melalui sambung telepon, Minggu (6/8/2017).
Namun, Argo tidak membeberkan secara detil insiden penangkapan warga terhadap Zoya yang berujung terhadap aksi main hakim sendiri.
Dia hanya mengatakan, seorang pengurus musala membenarkan penguat pelantang suara yang dibawa Zoya sama dengan ampli yang hilang.
Pengurus musala itu diketahui merupakan pihak yang kali pertama mengetahui ampli musala hilang seusai melihat orang mirip Zoya keluar dari musala.
"Ya, ampli yang di musala itu ada di dalam tas tersangka. Saksi yang di musala membenarkan itu ampli yang ada di musala (hilang)," kata Argo.
Dalam kasus ini, kata Argo, polisi telah meminta keterangan dari sebanyak 10 saksi yang dianggap mengetahui awal kejadian kasus pencurian tersebut.
"Ya, saksi yang diperiksa sudah mencapai lebih dari 10 orang," tandasnya.
Baca Juga: Bupati Bekasi akan Temui Istri Zoya yang Dibakar Hidup-hidup
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan