Suara.com - Ayahanda mendiang Tri Ari Yani Puspo Arum (22), Kasim Efendi, menceritakan ketakutan yang belakangan dirasakan oleh istrinya, yakni bahwa polisi tidak akan dapat mengungkap kasus putri tercinta mereka tersebut.
Meninggalnya Puspo kini masih menjadi misteri, lantaran polisi masih belum dapat mengungkap kasusnya yang sudah berjalan hampir sembilan bulan. Puspo ditemukan tewas di kamar kos di Jalan Kebon Jeruk, RT 8/RW 11, Jakarta Barat, pada Senin (9/1/2017) lalu.
"Ini yang menjadi pikiran istri saya, mas. Harap-harap bagaimana. Apa cuma gini doang (kasus Puspo)? Karena sudah tidak ada perkembangan lagi apa ke depannya dari kepolisian. Kaya kembali ke titik nol," ujar Kasim kepada Suara.com, Senin (7/8/2017).
Meski begitu, Kasim mengaku tetap meminta istrinya untuk tetap percaya bahwa polisi dapat mengungkap kematian Puspo. Menurut Kasim, atas izin Yang Maha Kuasa dan dengan tetap berdoa, kasus Puspo akan dapat terungkap.
"Saya selalu minta istri saya berdoa dan serahkan kepada Allah SWT. Semoga lewat pak polisi, kasus Arum terungkap. Istri saya yang sangat khawatir terus, mas. Mau tanya ke siapa lagi kalau bukan polisi kan," ujar Kasim.
Oleh karena itulah, menurut Kasim, setiap bulan pihaknya akan terus menanyakan kasus putri tercintanya yang tewas bersimbah darah di kamar kos tersebut. Walaupun ada atau tidak perkembangan terbaru dari kepolisian.
"Saya tidak akan berhenti untuk menanyakan ke polisi, mas. Apapun jawaban polisi, ada atau tidak perkembangan (kasus) anak saya, akan terus saya hubungi," ujar Kasim lagi.
Seperti diberitakan, Puspo ditemukan meninggal dunia secara tak wajar di kamar mandi tempat kosnya sekitar pukul 09.00 WIB. Ketika ditemukan, pada jenazah mahasiswi angkatan 2016 Jurusan Teknik Industri Universitas Esa Unggul itu terdapat luka tusukan di leher dan sayatan di tangan.
Luka sayatan di tangan Puspo dicurigai sebagai bentuk upaya perlawanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik
-
Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top