Suara.com - sebanyak 10 orang tewas diberondong senjata api oleh dua orang yang disebut sebagai kelompok bersenjata. Penembakan itu terjadi di sebuah masjid Bazar Chah Ab di provinsi utara Afghanistan, Takhar, Jumat (11/8/2017) waktu setempat.
Penembakan itu juga mengaibatkan 20 orang lainnya terluka. Penembakan terjadi setelah jemaah menunaikan salat Jumat.
"Sesaat setelah salat, dua kelompok bersenjata yang terdiri dari panglima perang lokal saling menembak di dekat pintu gerbang masjid, menyebabkan 10 orang terbunuh dan sekitar 20 lainnya luka-luka," kata seorang saksi mata.
Kepala administrasi distrik Abdul Haseeb saat didatangi Xinhua membenarkan kejadian tersebut.
Haseeb menyalahkan kelompok bersenjata. Selain itu undang-undang di Afghanistan tak ketat mengatur seseorang membawa senjata.
"Saya memastikan bahwa 8 warga sipil terbunuh dan terluka. Namun akan lebih banyak informasi dibagikan setelah penyelidikan atas insiden tersebut berlanjut," kata Haseeb.
Kejadian serupa pernah terjadi 2015 lalu. Ada 20 warga sipil terbunuh. Sementara 10 orang lain luka-luka. Penembakan terjadi saat pesta pernikahan di Provinsi Baghlan, tetangga Afghanistan. (Xinhua)
Berita Terkait
-
Lelaki Bersenjata Tembakkan Peluru di Dekat Hotel Donald Trump
-
Tujuh Selongsong Peluru Ditemukan di TKP Penembakan Nasi Kuningan
-
Pedagang Nasi Kuningan Diberondong Peluru Dua Pria Misterius
-
Keji, Bom Bunuh Diri Guncang Muslim Syiah yang Sedang Salat Isya
-
Warga Papua Tewas Ditembak Brimob, Polisi Klaim Itu Peluru Karet
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China