Suara.com - Pintu salah satu kamar hotel di dekat Masjidil Haram terpaksa didobrak petugas sektor 7. Pasalnya, ada seorang jemaah haji Indonesia embarkasi Banjarmasin kloter 10 (BDJ 10) yang terkunci di dalam kamar.
Peristiwa itu, seperti dikutip dari web resmi Kementerian Agama, kemenag.go.id, berawal saat Sekretaris sektor 7 Hasim Prasetio melakukan patroli bersama tim sektor ke hotel 713 lantai 4, Senin (16/08/2017) dini hari. Mereka kemudian diberitahu salah satu jemaah bahwa ada orang yang terkunci di dalam kamar sejak siang.
"Tadi malam saat kami tim C dengan ketua tim Alexander Pirmansyah patroli rutin, ternyata banyak jemaah yang ada di lorong kamar hotel 713 lantai 4. Maka diketahui informasi bahwa ada salah satu jemaah yang tidak ikut pergi ke Masjidil Haram terkunci di dalam sejak siang. Di telepon tidak diangkat dan digedor-gedor dipanggil tidak menjawab," kata Hasim.
Setelah berkoordinasi dengan pihak hotel, petugas akhirnya mendobrak pintu kamar. Di dalam kamar, seorang jemaah haji lansia ditemukan dalam keadaan pingsan karena mengalami maag akut.
"Setelah itu, langsung ditangani oleh dokter kloter sehingga jemaah tersebut bisa sadar kembali," katanya.
Senin siang, jemaah bersangkutan sudah bisa beraktivitas seperti seharusnya.
Untuk menghindari kejadian serupa, Hasim menghimbau agar kamar tak dikunci jika ada jemaah di dalamnya. Cara lainnya adalah ketika akan meninggalkan kamar yang terdapat lansia, jemaah lainnya harus memberitahukan kepergiannya kepada teman satu regu atau menaruh kunci di safety box di lobi hotel.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS