Suara.com - Bulan Tertib Trotoar sudah diterapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak 1 Agustus 2017 lalu. Namun khusus di hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, ada pengecualian.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu mengatakan pengendara yang kedapatan melanggar hanya diberikan imbauan. Biasanya, kendaran roda dua yang menerobos trotoar langsung ditindak, begitu pula untuk pedagang kaki lima yang berjualan di trotoar.
"Karena ini dalam rangka memperingati HUT RI, pasukan personel BTT tetap ada, standby di wilayah masing-masing untuk melakukan penjagaan, tapi tidak ada penindakan," ujar Yani di lapangan Eks. IRTI Monas, Jakarta Pusat, Kamis (17/8/2017).
Sebagian petugas Satpol PP, kata Yani, hari ini juga ada yang ditugaskan untuk menjaga keamanan upacara bendera di setiap Rukun Warga.
"Sekarang ini lebih mengedepankan, mendukung dalam rangka memperingati HUT RI ke-72. Nggak ada penindakan, pendindakannya hanya teguran," jelas Yani.
Pengecualian itu, kata dia, hanya untuk hari ini. Besok, pelanggar yang terbukti melakukan pelanggaran akan ditindak.
Yani mengungkapkan, BTT tidak hanya dilakukan pada bulan Agustus. Pemerintah akan terus melakukan penertiban agar trotoar kembali pada fungsinya. Apalagi aturan tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2007 tentang ketertiban umum.
"Setelah Agustus terus, karena itu kan tupoksi kita (satpol PP), berdasarkan Perda 8 tahun 2007 ada 10 tertib. Tertib jalan, dan salah satunya trotoar itu," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba