Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengutuk sebuah serangan van yang terjadi di Barcelona pada Kamis (17/8/2017) waktu setempat. Dia berjanji akan melakukan "apapun yang diperlukan" untuk membantu pemerintah Spanyol.
"Jadilah tangguh dan kuat, kami mencintaimu!," cuit Trump seperti dikutip Independent.
Sekretaris Negara AS Rex Tillerson juga angkat suara ihwal serangan tersebut. Mewakili negaranya, dia mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya untuk para keluarga korban meninggal ataupun luka-luka.
Tillerson juga menyatakan AS siap membantu aparat penegak hukum di Spanyol pascaserangan dan menyeret pelaku ke pengadilan.
"Teroris di seluruh dunia harus tahu bahwa Amerika Serikat dan sekutunya bakal menemukan Anda dan membawa ke pengadilan," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, sebuah mobil van menabrak para pejalan kaki di Las Ramblas, Barcelona. 13 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat peristiwa tersebut.
Polisi menyebut insiden ini merupakan serangan teror. Seorang pelaku yang teridentifikasi bernama Driss Oukabir juga sudah diamankan. Belakangan, kelompok teroris ISIS mengklaim sebagai dalang di balik teror.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan