Wali Kota Kendari terpilih Adriatma Dwi Putra [suara.com/Welly Hidayat]
Wali Kota terpilih Kendari, Adriatma Dwi Putra, menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya hingga jam 19.00 WIB.
Dia mendapatkan sekitar 25 pertanyaan dari penyidik terkait dengan laporan model dewasa Destiya Purna Panca alias Destiara Talita.
"Semua sudah selesai proses pemeriksaan. Saya memberikan klarifikasi diberikan sekitar 25 pertanyaan tadi oleh penyidik. Laporan yang berkaitan dengan saya. Empat jam sudah selesai semua ya," kata Adriatma usai pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.
Kepada penyidik, Adriatma menegaskan bahwa informasi yang disampaikan Talita kepada media selama ini tidak benar.
"Jadi klarifikasi ini berkaitan mengenai kronologis kejadian asal muasal seperti apa," kata Adriatma.
Adriatma menegaskan tidak pernah melakukan perselingkuhan dengan Talita.
"Jadi Alhamdulillah semua tadi saya sudah berikan keterangan. Sesuai dengan apa yang terjadi. Apalagi melihat selama ini apa yang diberitakan di media masih sepihak tadi sudah kami berikan informasi khususnya sesuai dengan fakta (ke penyidik)," ujar Adriatma.
"Saya kira mungkin tidak perlu didramatisirlah seperti telenovela. Karena sebenarnya tidak ada apa - apa di antara kami," Adriatma menambahkan
Dia mendapatkan sekitar 25 pertanyaan dari penyidik terkait dengan laporan model dewasa Destiya Purna Panca alias Destiara Talita.
"Semua sudah selesai proses pemeriksaan. Saya memberikan klarifikasi diberikan sekitar 25 pertanyaan tadi oleh penyidik. Laporan yang berkaitan dengan saya. Empat jam sudah selesai semua ya," kata Adriatma usai pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.
Kepada penyidik, Adriatma menegaskan bahwa informasi yang disampaikan Talita kepada media selama ini tidak benar.
"Jadi klarifikasi ini berkaitan mengenai kronologis kejadian asal muasal seperti apa," kata Adriatma.
Adriatma menegaskan tidak pernah melakukan perselingkuhan dengan Talita.
"Jadi Alhamdulillah semua tadi saya sudah berikan keterangan. Sesuai dengan apa yang terjadi. Apalagi melihat selama ini apa yang diberitakan di media masih sepihak tadi sudah kami berikan informasi khususnya sesuai dengan fakta (ke penyidik)," ujar Adriatma.
"Saya kira mungkin tidak perlu didramatisirlah seperti telenovela. Karena sebenarnya tidak ada apa - apa di antara kami," Adriatma menambahkan
Komentar
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN
-
Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang
-
Viral Tuduhan Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, DLH DKI: Itu Titik Penampungan Resmi
-
Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?
-
Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz
-
Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga
-
Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal
-
Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar