Calon jemaah haji. (Antara)
Salah satu kegiatan tim pengawasan haji DPR di Mekkah melakukan inspeksi ke kantor kesehatan haji Indonesia. Di sana, tim yang diketuai Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon mendapati sejumlah jamaah haji dari Indonesia jatuh sakit, mulai dari sakit ringan hingga berat.
"Di sini banyak jamaah yang dirawat dari penyakit ringan, flu, batuk, pilek hingga penyakit berat, yaitu jantung, stroke, kanker," kata Fadli, Rabu (23/ 8/2017).
Tim pengawas yang terdiri dari 19 anggota dewan melakukan kunjungan kerja ke Arab sejak tanggal 18 Agustus, dan rencananya selesai tanggal 24 Agustus 2017.
Fadli menjelaskan fasilitas yang disediakan KKHI, antara lain unit gawat darurat, rawat inap, dan ICU hingga rawat gangguan kejiwaan. Setelah meninjaunya, Fadli menilai tim dokter dan petugas kesehatan sudah bekerja dengan baik, walaupun jumlah tenaga medis masih kurang.
"Timwas mendapat masukan dari jamaah haji di beberapa maktab dalam pertemuan dadakan. Ada 15 kloter yang ditemui. Umumnya masukan-masukan untuk perbaikan haji," ujar Fadli.
Selain itu, mereka juga mendapatkan keluhan dari sejumlah jamaah haji, di antaranya soal jarak dari tempat tinggal ke Masjid Nabawi yang jauh, terkait makanan yang kurang akan rasa khas Indonesia.
"Ada juga masukan soal tas identitas jamaah yang berkualitas rendah dan mudah sobek, jebol," kata Fadli.
"Di sini banyak jamaah yang dirawat dari penyakit ringan, flu, batuk, pilek hingga penyakit berat, yaitu jantung, stroke, kanker," kata Fadli, Rabu (23/ 8/2017).
Tim pengawas yang terdiri dari 19 anggota dewan melakukan kunjungan kerja ke Arab sejak tanggal 18 Agustus, dan rencananya selesai tanggal 24 Agustus 2017.
Fadli menjelaskan fasilitas yang disediakan KKHI, antara lain unit gawat darurat, rawat inap, dan ICU hingga rawat gangguan kejiwaan. Setelah meninjaunya, Fadli menilai tim dokter dan petugas kesehatan sudah bekerja dengan baik, walaupun jumlah tenaga medis masih kurang.
"Timwas mendapat masukan dari jamaah haji di beberapa maktab dalam pertemuan dadakan. Ada 15 kloter yang ditemui. Umumnya masukan-masukan untuk perbaikan haji," ujar Fadli.
Selain itu, mereka juga mendapatkan keluhan dari sejumlah jamaah haji, di antaranya soal jarak dari tempat tinggal ke Masjid Nabawi yang jauh, terkait makanan yang kurang akan rasa khas Indonesia.
"Ada juga masukan soal tas identitas jamaah yang berkualitas rendah dan mudah sobek, jebol," kata Fadli.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji
-
Kuasa Hukum Gus Alex Soroti Dakwaan KPK, Sebut Kliennya Pasif Terima Imbalan
-
Terungkap di Sidang! Kuota Haji Tambahan Diatur 'Satu Pintu' Lewat Fuad Hasan Masyhur
-
Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji
-
Didakwa Terima USD 271.500 Kasus Haji, Yaqut Siapkan Perlawanan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali