Suara.com - Kelompok radikal ISIS merilis sebuah video yang isinya mengancam akan ke Roma, khususnya Vatikan. Di video kali ini, ISIS mengancam kelompok non Islam, Kristen.
Dalam video propagandanya itu, anggota ISIS degan brutal menginjak patung Yesus dan merobek foto Paus Fransiskus. Mereka juga berjanji akan datang ke Roma.
Video itu berjudul 'Inside the Khilafah’. Daily Mail mengutip jika ISIS saat ini berfokus menciptakan konflik antar agama Kristen dan Islam.
Narator di film itu sangat provokatif. Suara.com tidak akan gamblang menyebutkan isi narasinya. Namun pada intinya, ISIS menuding kelompok selain Islam sebagai pihak yang salah.
“'Ingat ini, Anda kuffar. Kami akan ke Roma. Kami akan berada di Roma. Insya Allah,” kata salah satu militannya, Abu Jindal.
Dalam video itu, ISIS menghancurkan seisi gereja. Termasuk patung Bunda Maria dan foto Paus Benediktus XVI.
Saat ini ISIS tengah mencari kawasan ‘jajahan baru’. Tempat asalnya di Suriah dan Irak semakin sempit. ISIS tengah menyasar di kawasan Asia Tenggara. Salah satunya di Marawi, Fiipina. (Daily Mail)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak