Suara.com - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo berangkat menggunakan Kereta Api Khusus dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Sukabumi, Kamis (31/8/2017). Kereta Api yang mengangkut Jokowi beserta rombongan berangkat pada pukul 10.00 wib dari stasiun Gambir.
Jokowi ke Sukabumi, Jawa Barat dalam rangka kunjungan kerja, sekaligus salat Idul Fitri 1438 H di sana.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari PT KAI, rangkaian KA yang digunakan dalam kunjungan kenegaraan ini terdiri dari dua lokomotif, satu kereta pembangkit listrik, satu kereta makan, dua kereta jenis eksekutif (kapasitas per kereta 50 tempat duduk), dan dua kereta khusus pariwisata dengan nama "Kereta Jawa" dan "Kereta Bali" yang berkapasitas per kereta 20 tempat duduk. Total daya kapasitas rangkaian kereta api khusus ini bisa mengangkut 140 penumpang.
Jarak yang ditempuh Kereta Api Khusus dari Gambir menuju Sukabumi sepanjang 106.393 km, dengan waktu tempuh 182 menit atau 3 jam lebih.
Setibanya di Kota Sukabumi, sejumlah agenda kunjungan kerja telah menanti Presiden. Di antaranya, Jokowi dijadwalkan akan membagikan Kartu Indonesia Pintar dan Program Keluarga Harapan. Selain itu, Kepala Negara juga akan menyerahkan sertifikat hak atas tanah kepada sejumlah masyarakat di Kota Sukabumi.
Selanjutnya, mantan Gubernur DKI Jakarta beserta rombongan akan bermalam di Kota Sukabumi untuk kemudian melaksanakan ibadah salat Id keesokan harinya.
Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara dalam perjalanannya menuju Kota Sukabumi, di antaranya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan