Suara.com - Tidak ada keajaiban yang menolong Valentino Rossi. Suratan takdir telah mengharuskan juara dunia sembilan kali ini absen pada balapan seri 13 MotoGP di Sirkuit Misano, San Marino, Minggu (10/9/2017).
Cedera patah kaki, akibat terjatuh saat main motocross, menghalanginya untuk tampil di sirkuit yang pernah tiga kali dijuarainya itu; 2008, 2009, dan 2014.
Proses operasi berjalan lancar pada pekan lalu. Kini, Rossi hanya tinggal lakukan pemulihan yang diperkirakan memakan waktu 30-40 hari ke depan.
Rossi pun hanya bisa meratapi kesedihan tidak bisa tampil di Misano. Sejatinya, balapan di Misano sangat spesial untuknya.
Balapan tersebut tak ubahnya jadi balapan kandang bagi The Doctor, julukan Rossi.
"Sangat menyedihkan saya tidak bisa tampil di balapan kandang. Tentu saja, saya sangat berharap bisa tampil di Misano, karena berlomba di depan fans sendiri sesuatu yang sangat spesial. Tapi, saya harus merawat cedera saya dengan baik," tutur Rossi, dikutip dari Crash, Kamis (7/9/2017).
"Saya tahu tim sangat mendukung selama proses rehabilitasi. Pemulihannya tidak sebentar, tapi saya akan melakukan segalanya untuk bisa kembali secepatnya," lanjut pebalap veteran berusia 38 tahun.
Selain di Misano, Rossi juga bakal absen pada balapan selanjutnya di Sirkuit Aragon, Spanyol, 24 September mendatang.
Kemungkinan besar, Rossi baru bisa tampil pada seri 15 di Sirkuit Motegi, Jepang, 15 Oktober 2017.
Baca Juga: Fakta Menarik MotoGP San Marino dan Sirkuit Misano
Berita Terkait
-
Jadwal Lengkap MotoGP 2026 Resmi Rilis, Sirkuit Mandalika Masuk Fase Penentu Juara?
-
Komentar Pedro Acosta Usai Tes Buriram 2026: Ducati dan Aprilia Menakutkan!
-
Jadwal MotoGP Thailand 2026: Siapa yang akan Bersinar di Seri Pembuka?
-
Ini Jadi Pesaing Berat Yamaha Aerox 155, Mending Mana sama Viento 180? Harga Mirip!
-
Harga bak Langit dan Bumi: Inilah Pesaing Yamaha Grand Filano yang Lebih Murah Rp10 Juta
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
150 Personel Dikerahkan! Ini Lokasi 10 Titik Rawan Gangguan Selama Ramadhan di Jakarta Selatan
-
Solusi Polemik Lapangan Padel di Jakarta: Relokasi ke Mal dan Kawasan Perkantoran
-
Wamensos Minta Gugus Tugas Mitigasi Transisi Sekolah Rakyat Permanen
-
Zainal Arifin Mochtar Ingin Belajar HAM, Natalius Pigai Siap "Ajari" Secara Live di TV
-
Pelarian Berakhir! Bandar Sabu Penyuplai Eks Kapolres Bima Diringkus Saat Hendak Kabur ke Malaysia
-
Mahasiswa UI Bakal Demo Mabes Polri, Tuntut Bripda Mesias Dihukum Berat hingga Copot Kapolri
-
Dimulai dari Pulomas, Lapangan Padel Bodong di Jakarta Mulai Disegel
-
Pengamat: Sudah Seharusnya Pemprov DKI Tak Beri Izin Lapangan Padel di Pemukiman Sempit
-
Vonis 15 Tahun Kerry Riza Disebut Jadi Alarm Bahaya Bagi Investor dan Direksi BUMN
-
Divonis 15 Tahun Penjara, Putra Riza Chalid Pastikan Banding: Sebut Hakim Abaikan Fakta