Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno akan dilantik pada tanggal 15 Oktober 2017. Banyak janji-janji politik yang mesti mesti direalisasikan pasangan yang diusung Partai Gerindra dan PKS itu.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon berharap pasangan Anies-Sandi tidak lupa akan janji-janjinya semasa kampanye. Sebab, janji-janji itulah yang tengah ditunggu warga Jakarta hingga mereka memberikan suara kepada Anies-Sandi.
"Mereka harus merealisasikan dan merumuskan janji-janjinya. Janji-janji penataan Jakarta bagi masyarakat yang kurang mampu yang mungkin tinggal di pemukiman kumuh, itu perlu ditata," kata Fadli di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (24/9/2017).
Fadli mengingatkan akan semboyan Anies-Sandi saat kampanye, yakni maju kotanya, bahagia warganya. Ia juga mengingatkan janji Anies-Sandi terkait kepedulian pemerintah pada masyarakat miskin, bukan hanya pada mereka yang punya uang.
"Itu yang penting. Jadi jangan hanya Jakarta itu hanya milik orang yang punya uang. Saya kira itu adalah PR yang sangat berat bagi mereka, tapi harus direalisasikan," ujar Fadli.
Selain itu, ia juga mengingatkan soal masalah-masalah utama di Jakarta, yakni kemacetan dan banjir. Konsep yang pernah ditawarkan Anies-Sandi untuk menangangi masalah ini harus direalisasikan.
Dia juga berharap agar Anies-Sandi meneruskan kebijakan yang perna berhasil dijalankan oleh pemerintah daerah Jakarta sebelumnya. Baik sejak zaman Sutiyoso hingga Basuki Tjahja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.
"Apa yang baik dari pemerintahan sebelumnya, baik dari Pak Sutiyoso, Fauzi Bowo, dari Pak Jokowi, pak Basuki, saya kira harus diteruskan. Yang kurang baik kaya penggusuran penggusuran itu harus ditinggalkan," kata Fadli.
Baca Juga: Fadli Zon Ingatkan Djarot Tentang Hengkangnya Ahok dari Gerindra
Berita Terkait
-
Fadli Zon Ingatkan Djarot Tentang Hengkangnya Ahok dari Gerindra
-
Fadli Zon Minta Panglima TNI Klarifikasi 5.000 Senjata Selundupan
-
Pelapor Fadli Zon Soal Surat ke KPK akan Dipanggil DPR
-
Penyidikan Setnov Minta Ditunda, Intervensi DPR Terhadap KPK
-
Gerindra ke Fadli Zon: Kami Merasa Dia Tetap Bagian Perjuangan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan