Sidang Setya Novanto [suara.com/Nikolaus Tolen]
Komisi Pemberantasan Korupsi akan memutar rekaman berisi percakapan Setya Npvanto dengan berbagai pihak dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (27/9/2017).
"Nanti silakan rekan-rekan media dan masyarakat yang mengikuti pada hari Rabu mungkin suatu bukti yang cukup relevan dengan penetapan kepada pemohon jadi tersangka dan itu sangat jelas. Nanti bisa disaksikan pada tayangan kami nanti, rabu pagi," kata Kepala Biro Hukum KPK Setiadi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (25/9/2017).
Setiadi mengatakan rekaman belum bisa diberikan kepada hakim tunggal Cepi Iskandar, hari ini.
"Tidak (bisa hari ini). Nanti kami sampaikan hari Rabu," kata Setiadi.
Setiadi mengatakan KPK telah menyerahkan 193 bukti dokumen terkait keterlibatan Novanto. Di antara 193 dokumen, ada berkas berita acara pemeriksaan saksi sebelum Novanto ditetapkan KPK menjadi tersangka, ada pula BAP saksi yang diperiksa di luar negeri.
"Kami nanti akan bagikan daftar dari dokumen itu dan yang jelas BAP yang menyebutkan nama pemohon juga ada. Ada beberapa. Ada satu, dua orang itu diperiksa sampai 3-4 kali. Misalnya ada saksi yang diperiksa di luar negeri. Ada sampai 3-4 kali diperiksa di kedutaan kita," kata Setiadi.
"Nanti silakan rekan-rekan media dan masyarakat yang mengikuti pada hari Rabu mungkin suatu bukti yang cukup relevan dengan penetapan kepada pemohon jadi tersangka dan itu sangat jelas. Nanti bisa disaksikan pada tayangan kami nanti, rabu pagi," kata Kepala Biro Hukum KPK Setiadi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (25/9/2017).
Setiadi mengatakan rekaman belum bisa diberikan kepada hakim tunggal Cepi Iskandar, hari ini.
"Tidak (bisa hari ini). Nanti kami sampaikan hari Rabu," kata Setiadi.
Setiadi mengatakan KPK telah menyerahkan 193 bukti dokumen terkait keterlibatan Novanto. Di antara 193 dokumen, ada berkas berita acara pemeriksaan saksi sebelum Novanto ditetapkan KPK menjadi tersangka, ada pula BAP saksi yang diperiksa di luar negeri.
"Kami nanti akan bagikan daftar dari dokumen itu dan yang jelas BAP yang menyebutkan nama pemohon juga ada. Ada beberapa. Ada satu, dua orang itu diperiksa sampai 3-4 kali. Misalnya ada saksi yang diperiksa di luar negeri. Ada sampai 3-4 kali diperiksa di kedutaan kita," kata Setiadi.
Komentar
Berita Terkait
-
HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan
-
Mengintip Rumah Setya Novanto di Kupang yang Dilelang KPK, Harganya Miliaran!
-
Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Digugat! Cacat Hukum? Ini Kata Penggugat
-
Setnov Bebas Bersyarat, Arukki dan LP3HI Ajukan Gugatan ke PTUN Jakarta: Kecewa!
-
Terpopuler: Anak Setya Novanto Menikah, Gaji Pensiunan PNS Bakal Naik Oktober 2025?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Minyak Kemiri Murni vs Minyak Kemiri Bakar, Mana yang Lebih Baik untuk Rambut?
-
Duh! 1 Lowongan Kerja Kini Diperebutkan 16 Orang, Persaingan Makin Brutal
-
From Cat Stevens to Yusuf Islam: Saat Ketenaran Tak Lagi Cukup Mengisi Jiwa
-
Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026
-
Dewa 19 Janjikan Setlist Berbeda di Panggung HUT ke-3 Garuda TV, Lagu 'Langka' Siap Dibawakan
-
Timnas Indonesia Dibantai, Nguyen Xuan Son Singgung Gelar Juara Piala AFF 2026
-
Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan
-
Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?
-
Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir
-
2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik