Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno mengatakan bahwa proses transisi kepemimpinan Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta dari yang lama kepada pemimpin baru sudah selesai. Oleh karena itu, dia berterima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat yang 3 pekan lagi akan berakhir masa jabatannya.
"Ya, tinggal tiga minggu (pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih). Mungkin proses sinkron sudah rampung, final. Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Djarot dan jajarannya," kata Sandiaga Uno usai mengisi seminar di Universitas Al-Azhar, Jakarta Selatan, Selasa (26/9/2017).
Menurut Sandiaga, proses sinkronisasi kepemimpinan Pemerintahan DKI yang lama kepada pemimpin yang baru berjalan lancar dan terbuka. Djarot, kata dia, telah menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) pembangunan DKI.
"Proses yang sangat mulus, terbuka dan bersahabat. Kami sama-sama memikirkan warga Jakarta yang sekarang sudah menanti pemerintah baru, dan kami ucapkan terima kasih pada Pak Djarot dan seluruh jajarannya dalam enam bulan terakhir bekerja begitu baik, serta menyelesaikan PR pembangunan di Jakarta," ujar dia.
Namun saat ditanya mengenai kasus seorang warga, Nasoem Sulaiman alias Joker yang membubarkan ibadah kebaktian anak-anak di Rumah Susun Pulogebang, lantai 3 blok F, Jakarta Timur pada Minggu (24/9/2017) lalu, Sandi enggan menanggapi.
"Oh, ini yang (tentang) Pulogebang? Saya nggak komentar deh ya," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan