Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto “curhat” mengenai perilaku elite politik di Jakarta, yang disebutnya selalu tersenyum dengan penuh kepalsuan.
Pernyataan itu dilontarkan Prabowo saat berpidato di hadapan massa dalam acara deklarasi pasangan Ahyar Abduh-Mori Hanafi, yang disiapkan untuk menjadi peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Nusa Tenggara Barat 2018.
"Soal elite di Jakarta, mohon maaf deh, sudah parah. Saya kapok dengan mereka," tukas Prabowo di Lapangan Umum, Masbagik, Lombok Timur, seperti dilansir Antara, Minggu (2/10/2017).
Selama ia bergaul dengan kaum elite politik di ibu kota, senyuman mereka dinilainya sebagai kepalsuan. Karenanya, ia lebih menyukai melihat dan menerima senyuman dari rakyat biasa.
"Kan kalau senyum kalian asli. Senyumnya benar-benar dari hati, bukan senyuman palsu,” tukasnya lagi.
Prabowo, dalam pidato itu, tak mau menyebutkan elite-elite politik di Jakarta yang tersenyum palsu.
Ia hanya mengungkapkan, kaum elite ibu kota itu kerapkali berbohong. Karenanya pula, meski banyak diundang dalam berbagai acara di Jakarta, Prabowo mengklaim lebih menyukai hadir pada kegiatan warga di daerah.
"Mereka (elite di Jakarta) itu pintar bukan main. Tak sedikit yang gelar (akademiknya) banyak, tapi tidak tahu dari mana didapatnya. Tapi ini kesalahan kita semua. Kita sebagai rakyat terlalu baik, tapi elitenya tidak. Saya jadi malas berbicara dengan elite, karena kebanyakan bohongnya,” tandasnya.
Baca Juga: Selingkuhi 3 Perempuan Indonesia, Eks Dubes Norwegia Ternyata....
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat
-
Massa Aksi di Balai Kota Depok Tuntut Kelanjutan Program MBG: Demi Sejahterakan Petani dan Nelayan
-
Arahan Prabowo ke Bahlil: Pastikan Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Terulang
-
Perlawanan Terakhir Nadiem Makarim Jelang Putusan, Ini yang Akan Diungkap
-
Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya
-
KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!
-
Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU