Suara.com - Salah seorang satuan pengamanan Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur tidak mengetahui kalau Ketua DPR Setya Novanto sudah meninggalkan rumah sakit usai dirawat selama kurang lebih dua minggu.
"Saya tidak tahu, saya hanya menjaga di depan rumah sakit," kata lelaki yang tak mau menyebutkan namanya tersebut di RS Premier, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (3/9/2017).
Situasi di rumah sakit terlihat tidak ada yang istimewa. Pengamanan hanya dijaga oleh beberpa orang Satpam. Sementara itu, pasien dan keluarga pasien yang berkunjung ke rumah sakit tampak masih lalu lalang seperti biasa.
Sebelumnya dikabarkan bahwa Ketua Umum Partai Golkar tersebut sudah meninggalkan Rumah Sakit pada pukul 21.45 WIB Senin (2/9/2017) malam. Namun, belum ada informasi yang pasti soal kepulangan Novanto dari Rumah Sakit.
Suara.com coba menghubungi beberapa pihak termasuk kuasa hukum Novanto. Namun, hingga saat ini belum ada jawaban. Pihak Rumah Sakit juga lebih memilih menutup mulut terkait kepulangan Novanto.
Sebelumnya, kurang lebih dua pekan Ketua Novanto dirawat di RS Premier. Dia menderita penyakit jantung dan juga beberapa jenis penyakit lainnya.
Karena penyakit yang dideritanya tersebut, Novanto tidak bisa diperiksa oleh KPK sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik Tahun 2011-2012. Hingga akhirnya, Novanto lolos dari jeratan tersangka, karena hakim praperadilan Jakarta Selatan mengabulkan gugatan Novanto. Nama hakim itu Cepi Iskandar, hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter