Suara.com - Sekitar 120 anggota militan ISIS dan lebih dari 60 tentara asing bayaran di Suriah tewas dalam serangkaian serangan udara yang dilancarkan Rusia selama 24 jam terakhir, kata Kementerian Pertahanan Rusia, Sabtu (8/10/2017).
"Serangan udara Rusia itu menghancurkan satu benteng kuat ISIS di kota Albu Kamal di dekat perbatasan Suriah-Irak. Sebanyak 40 milisi dari Tajikistan dan Irak tewas dalam serangan tersebut," kata juru bicara kementerian, Igor Konashenkov dalam pernyataan.
Jet-jet Rusia membombardir sebuah pos komando ISIS. Melenyapkan sekitar 80 milisi di kota Mayadeen di provinsi Der al-Zour, yang merupakan salah satu kota tumpuan terakhir kelompok teroris itu di Suriah.
Di Lembah Eufrat di selatan Deir al-Zour, angkatan udara Rusia menewaskan lebih dari 60 tentara asing bayaran dari Persemakmuran Negara-negara Merdeka, Tunisia dan Mesir.
Sebagai tambahan, Konashenkov juta membenarkan bahwa tiga komandan ISIS, termasuk pemimpin senior Abu Omar al-Shishani, tewas dalam serangan Rusia baru-baru ini di Suriah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan