Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Azis mengatakan sebanyak 11 partai politik sudah menginput data melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL). Viryan menuturkan dari 11 parpol tersebut sudah menginput data diatas 75 persen keanggotannya yang ada di seluruh di Indonesia.
"Sudah ada 11 parpol yang menginput datanya di Sipol. Sudah di atas 75 persen keanggotaannya," ujar Viryan di gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Senin (9/10/2017).
SIPOL merupakan tahapan dimana sebelum mendaftar di gedung KPU, partai politik wajib menginput data ke SIPOL yang disediakan KPU.
Kemudian Viryan mengatakan, sebanyak 10 partai politik sudah menginput data namun tahapan belum mencapai 75 persen keanggotan di daerahnya
. Adapun sembilan partai politik masih belum menginput data.
"10 parpol masih entry, tapi belum sampai 75 persen daerah. Sembilan partai masih 0 (nol)," ucap Viryan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan partai politik yang sudah menginput data diatas 75 persen keanggotaannya merupakan partai baru dan partai lama. Viryan berharap partai politik segera menginput data di SIPOL dalam pekan ini.
"Partai peserta pemilu 2014 sudah ada progresnya. Namun yang diatas 75 persen ini ada partai baru dan bpartai lama. Harapan kami minggu ini sudah selesai semua ya," tandasnya.
Berita Terkait
-
Hary Tanoe Beberkan Jurusnya Dongkrak Elektabilitas Perindo
-
Daftar ke KPU, Hary Tanoe: Alhamdulillah Perindo yang Pertama
-
Bawa Berkas Puluhan Peti, Harry Tanoe Daftarkan Perindo ke KPU
-
Pemilu 2019, Perindo Siap Daftar dan Verifikasi ke KPU
-
Awasi Perkembangan SIPOL, KPU Akan Berikan Akses Sipol Ke Bawaslu
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok