Suara.com - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan ada kemungkinan yang muncul bahwa masa pembahasan Peraturan Pengganti undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan akan diperpanjang.
Hal itu, kata Taufik, bisa terjadi ketika rapat paripurna nanti tidak menemukan titik temu antar fraksi dalam menyikapi Perppu ini.
"Kalau paripurna menghendaki diperpanjang (masa pembahasan Perppu Ormas), yaitu keputusan penting ada di paripurna walaupun mekanismenya itu ada di dalam ketentuan bahwa Perppu disetujui atau ditolak DPR pada masa sidang selanjutnya, itu sangat tergantung dari situasi terakhir," kata Taufik, di DPR, Jakarta, Selasa (10/9/2017).
Wakil Ketua Umum PAN ini mengakui ada dua kubu di DPR dalam menyikapi Perppu ini. Ada yang mendukung dan ada yang menolaknya.
Namun, Taufik meminta supaya perbedaan itu dibahas di internal Komisi II DPR. Sehingga ketika di paripurnakan bisa lebih mudah diambil keputusannya.
"Kalau ada fraksi yang setuju atau tidak menurut saya itu adalah bunga rampai demokrasi jadi nggak usah ada hal yang dirisaukan kita semuanya," kata dia.
DPR mulai membahas Perppu ini, Rabu (4/10/2017). Komisi II DPR yang ditugaskan membahas Perppu Ormas ini kemudian mengundung pemerintah dalam rapat pertamanya. Saat itu rapat ini dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan keputusan pembahasan Perppu ini di Komisi II merupakan hasil rapat Badan Musyawarah DPR, Selasa (22/8/2017).
Perppu ini juga sempat didemo oleh sejumlah ormas pada 29 September 2017. Mereka berdemo di Depan Gedung DPR/MPR untuk menolak Perppu tersebut dan menolak isu kebangkitan komunisme.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha