Suara.com - Gubernur Jakarta terpilih Anies Rasyid Baswedan memenuhi undangan fraksi di DPRD Jakarta, Selasa (10/10/2017).
Anies tiba pukul 14.00 WIB dengan menggunakan baju batik lengan panjang. Kepada wartawan, ia mengatakan mau mendengarkan pemaparan program kota tanpa kumuh (Kotaku) Provinsi Jakarta.
"Ini adalah kedatangan saya pertama, langsung di gedung DPRD ini. Makasih untuk undangan untuk hadir," ujar Anies di lantai 3 gedung DPRD Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Di hadapan wakil rakyat Jakarta dan tamu undangan yang hadir, Anies tertarik datang karena tema yang dibahas kali ini ada kaitannya dengan pemerimtah Jakarta.
"Kampung adalah tradisi rumah di nusantara, kampung adalah bagian kehidupan kita. Kampung adalah sebuah konsep masyarakat hidup bersama yang bisa kita kembangkan," kata Anies.
Setelah resmi menjabat sebagai gubernur Jakarta periode 2017-2022 nanti, Anies berjanji akan membereskan kawasan kumuh di Jakarta tanpa menghilangkan kampung tersebut.
"Karena itu yang harus kita bereskan adalah kumuhnya. Tapi jangan meniadakan kampunya, karena kampung bagian tradisi kita," kata Anies.
Baca Juga: Amien Rais Doakan Anies Baswedan Tetap Tolak Reklamasi
"Kampungnya kita hidupkan, pertahankan, dan kembangkan. Tapi kumuhnya kita bereskan," Anies menambahkan.
Dalam pertemuan ini hadir diantaranya Dirjen Cipta Karya Sri Hartoyo, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jakarta Abdul Ghoni, dan perwakilan fraksi di DPRD Jakarta.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi
-
Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan
-
Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam