Suara.com - Juni memutilasi bayinya setelah melahirkan. Bayi perempuan berusia 19 tahun itu ternyata sudah meninggal dalam kandungan.
Kejadian itu terjadi di rumah majikan Juni di Perumahan The Gading Residence, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Senin (25/9/2017). Hasil pemeriksaan polisi, bayi itu tidak digugurkan.
"Hasil pemeriksaan darah dari Ibu Juni, tidak temukan zat atau minum obat-obatan untuk menganggu kandungannya. Upaya untuk menggugurkan melalui obat-obatan, nggak ditemukan dari hasil medis," kata Kepala Kepolisian Metro Kelapa Gading Komisaris Polisi Fazlurrahman kepada Suara.com, Rabu (11/10/2017).
Arief menambahkan hasil pemeriksaan dokter, bahwa bayi yang dilahirkan Juni sudah meninggal di dalam kandungan. Lantaran Juni kurang memperhatikan kandungannya.
"Hasil medis dari dokter menyebabkan bayi meninggal selama di dalam perut. Itu kurang nutrisi, kurang perawatan bayi dalam kandungan," ujar Arif.
Kini Juni masih ditahan di Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Seperti diketahui, bayi tersebut lahir, Sabtu (16/9/2017), sekitar pukul 22.00 WIB di rumah majikannya.
Sehari kemudian, bayi dibuang ke loteng rumah kosong sebelah rumah majikannya. Keesokan harinya, bayi yang dibuang diketahui seorang pekerja proyek. Ketika saksi melaporkan ke warga dan polisi, Juni mengambil kembali bayi tersebut dan memotong tubuh bayi menjadi delapan bagian dan dimasukkan ke dalam lubang WC.
Baca Juga: Polisi Akan Tes Kejiwaan PRT yang Mutilasi Bayi Jadi 8 Potong
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba