Polisi akan mengetes kejiwaan Juni (19), tersangka kasus mutilasi bayi di rumah majikannya di Perumahan The Gading Residence, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Senin (25/9/2017) di Polda Metro Jaya.
"Tes kejiwaan kita lakukan hari Senin nanti. Untuk surat sudah kita kirimkan ke bagian psikologi Polda Metro Jaya," kata Kepala Kepolisian Sektor Kelapa Gading Komisaris Polisi Arif Fazlurrahman kepada Suara.com, Sabtu (22/9/2017).
Arif mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi yang dekat dengan tersangka.
"Ya, keluarga dan orang dekat tersangka kami akan mintai keterangan. Ini masih didalami terus," ujar Arif.
Sebelumnya diberitakan, dari hasil autopsi yang dilakukan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo terhadap jenazah bayi, diketahui bahwa si janin telah meninggal dunia dalam kandungan. Sementara itu, motif tersangka memutilasi bayinya, imbuh Arif, adalah lantaran malu memiliki anak di luar pernikahan. Juni diduga hamil dari hubungan gelap dengan kekasihnya.
Polisi juga masih menyelusuri pacar Juni, yang diduga berada di daerah Jawa Tengah.
Seperti diketahui, bayi tersebut lahir pada Sabtu (16/9/2017), sekitar pukul 22.00 WIB di rumah majikan Juni di Perumahan The Gading Residence, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sehari kemudian, bayi dibuang ke loteng rumah kosong sebelah rumah majikannya. Keesokan harinya, bayi yang dibuang diketahui seorang pekerja proyek. Ketika saksi melaporkan ke warga dan polisi, Juni mengambil kembali bayi tersebut dan memotong tubuh bayi menjadi delapan bagian dan dimasukkan ke dalam lubang “closet”.
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan