Suara.com - Andrea Dovizioso kembali memenangi duel dramatis atas Marc Marquez saat balapan seri 15 MotoGP di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (15/10/2017).
Semula, pebalap Ducati ini terlihat hanya akan finis di peringkat kedua. Namun, Dovizioso berhasil menyalip sang juara bertahan MotoGP jelang empat tikungan terakhir.
Marquez yang tidak ingin menyerah, mencoba melancarkan serangan pamungkas saat tikungan terakhir. Namun, dia melebar dan dengan cerdiknya Dovizioso menyalip kembali hingga pada akhirnya finis 0,249 detik di depan Marquez.
Dovizioso mengatakan, dirinya sudah menyadari Marquez bakal tampil agresif dan memaksakan diri saat tikungan terakhir.
"Marc selalu sangat agresif, selalu sulit bertarung dengannya," kata Dovizioso, dikutip dari Autosport, Senin (16/10/2017).
"Saya sedikit lakukan kesalahan, mungkin tidak akan cukup untuk menyalipnya di Tikungan 11 dengan jarak seperti itu. Tapi, dia melakukan kesalahan dengan terlalu memaksakan diri," tambahnya.
Dovizioso melanjutkan, dirinya kembali menggunakan strategi saat balapan di Austria, 13 Agustus lalu, dimana dia berduel ketat dengan Marquez hingga tikungan terakhir sebelum akhirnya bisa finis pertama.
"Ketika saya menyusul Marc di Tikungan 11, saya langsung terakhir kejadian di Austria, saya sudah memikirkan strategi seperti di Austria pada tikungan terakhir," ujar Dovizioso.
"Saya harus mencoba membuat dia melebar ke sisi kiri tikungan, dan keputusan itu tepat, karena saya bisa masuk dengan baik di tikungan, lalu membuat dia jadi sulit menyalip saya."
Baca Juga: Klasemen Sementara Pebalap dan Pabrikan Usai MotoGP Jepang
"Sangat mengasyikkan memenangkan balapan ini. Bertarung dengan Marc, Anda selalu merasakan ketegangan yang besar, dan kemenangan ini sangat penting untuk peluang jadi juara dunia," pungkas Dovizioso.
Kemenangan di Motegi membuat Dovizioso kini hanya tertinggal 11 poin dari Marquez yang masih memimpin klasemen sementara pebalap dengan 244 poin.
Balapan MotoGP 2017 sendiri menyisakan tiga seri lagi. Race berikutnya akan berlangsung di Sirkuit Phillip Island, Australia, Minggu (22/10/2017).
Sepekan kemudian, giliran Sirkuit Sepang, Malaysia, yang jadi tuan rumah perhelatan seri ke-17. Sementara, seri terakhir digelar di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, 12 November 2017.
Berita Terkait
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
-
AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok
-
6 Motor Listrik Harga di Bawah Honda Scoopy: Cocok untuk Pelajar dengan Jarak Tempuh Jauh
-
Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?
-
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG
-
Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik