Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan berjanji bertanggungjawab soal alat berat proyek pembangunan Light Rail Transit di Jalan Kelapa Nias, Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang jatuh pada Selasa (17/10/2017).
"Semua proyek yang ada sangkutnya dengan pemprov, kami akan bertanggung jawab. Apalagi menyangkut keselamatan," ujar Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (19/10/2017).
Alat pengangkut beton untuk pembangunan LRT itu jatuh menimpa bangunan dua lantai di Blok PA 3 Nomor 02 Pegangsaan Dua, persisnya di samping Masjid Al Musyawaroh Kelapa Gading.
Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Untuk korban luka-luka saat kejadian sudah dirawat ke rumah sakit terdekat.
"Kami sampaikan, pastikan, jadwal penyelesaian proyek itu harus tempat waktu. Karena begitu terlambat akan dikebut, dan perihal keamanan biasanya ‘turun’. Nanti rugi ke warga juga. Jadi pastikan ontime," tandasnya.
Berita Terkait
-
Mau Maju di Pilpres 2019? Anies: Baru Kerja Tiga Hari
-
Ngaku Diintimidasi, Formaju Batal Aksi di Hotel Alexis
-
Anies Mau Buat Konsep Pengaduan Tanpa Warga Harus ke Balai Kota
-
Mau Belajar, Anies Kepengin Temui Semua Mantan Gubernur Jakarta
-
Putri Gus Dur: 'Pribumi' Tak Bisa Ilustrasikan Ketimpangan Sosial
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego
-
Militer Israel Tangkap 4 Jurnalis Indonesia, Fauqi Hapidekso: Langgar HAM dan Hukum Internasional!
-
Beraksi 4 Tahun, Siasat Licik Tukang Rujak di Duri Kepa Cabuli Siswi SD: Uang Jajan Jadi Umpan!
-
Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik dan Hukum untuk Bebaskan Tiga Jurnalis Indonesia yang Ditahan Isr
-
CELIOS: Pemerintah Terlalu Sibuk Jaga Narasi Positif Ekonomi
-
Kedok Alim Tukang Rujak di Kebon Jeruk Runtuh, Diduga Cabuli Anak Tetangga sejak Balita
-
Menhan Soal Kasus Andrie Yunus di Peradilan Militer: Bisa Lebih Berat Hukumannya
-
Berawal dari Titip Anak, Siswi SD di Jakbar Jadi Korban Pencabulan Tetangga Selama 4 Tahun
-
Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!
-
Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?