Suara.com - Dua anggota Brimob terluka saat kontak tembak dengan kelompok separatis bersenjata di kawasan gunung Sangket, Kalibua, Kampung Utikini, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, Sabtu malam.
Kontak tembak itu terjadi saat personil Brimob yang dipimpin Ipda Taufik melakukan pengejaran terhadap kelompok separatis bersenjata yang melakukan penembakan terhadap dua kendaraan operasional PT Freeport Indonesia, pada Sabtu pagi.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal kepada Antara, mengakui kedua anggota yang tertembak itu adalah Brigpol Mufadol yang terluka di kaki kiri, dan Barada Alwin mengalami luka tembak di bagian perut serta terkena serpihan peluru pada tulang paha kanan, lambung dan kandung kemih.
"Kedua korban saat ini masih dirawat di RS Tembagapura, namun kondisinya stabil," ujarnya.
Ia menambahkan personl Brimob akan terus melanjutkan pengejaran walaupun harus menghadapi kondisi alam yang juga tidak mudah ditaklukkan.
Sebelumnya, dua kendaraan operasional milik PT Freport ditembak sekitar pukul 08.18 WIT oleh orang yang diduga kuat bagian dari gerakan separatis bersenjata, saat melintas di mile 67,5 Tembagapura.
Kendaraan yang ditembaki adalah jenis LWB dengan nomor lambung 01.4755 R yang dikemudikan Jamil Lampung Muhammad dan mobil dengan nomor lambung 01.5514 yang dikemudikan Joe Hatch berkebangsaan Amerika. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru