Suara.com - Aparat kepolisian mewaspadai kemungkinan larinya kelompok Islamic State and Iraq Syria (ISIS) ke wilayah Provinsi Kalimantan Utara pasca penyerangan militer Filipina di Kepulauan Marawi.
Antisipasi yang dilakukan aparat kepolisian tersebut, Polda Kaltim-Kaltara mengirimkan personil Brimob ke wilayah perbatasan di Kabupaten Nunukan, Kota Tarakan, Kabupaten Bulungan dan Kabuparen Berau, Kaltim yang dekat dari wilayah Filipina.
Kapolres Nunukan, AKBP Jepri Yuniardi di Nunukan, Sabtu membenarkan, pihaknya menjaga area penyeberangan dari dan ke Malaysia sebagai bentuk antisipasi dini terkait kemungkinan larinya kelompok ISIS dari Filipina tersebut pasca kematian pimpinannya Isnilon Hapilon dan Omar Maute.
Penjagaan dan pemeriksaan ketat aparat kepolisian tersebut telah dilakukan sejak beberapa hari terakhir ini terhadap penumpang yang berasal dari Malaysia.
Ia mengakui, Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Filipina ini sangat berpotensi menjadi pintu masuk pelarian kelompok yang tersisa dari penyerangan militer Filipina saat ini.
"Kami dari aparat kepolisian diminta untuk waspada terkait dengan potensi larinya kelompok ISIS dari Filipina karena Kabupaten Nunukan berbatasan langsung dengan Malaysia dan bisa pula langsung dari Filipina," terang Jepri Yunardi.
Kapolres Nunukan menduga pula, anggota kelompok ISIS ini kemungkinan berusaha keluar dari negaranya (Filipina) dan mencari tempat persembunyian untuk berlindung.
Berkaitan dengan kemungkinan tersebut Polda Kaltim-Kaltara mengirim puluhan personil anggota brimob ke daerah itu untuk menambah kekuatan pengamanan khususnya pada jalur penyeberangan yang tersebar di Kabupaten Nunukan.
Proses pemeriksaan itu dengan memeriksa identitas kependudukan setiap penumpang atau orang yanag memasuki daerah itu dari Malaysia ataupun lainnya.
Sistem pengamanan ini kerja sama dengan TNI untuk menjaga wilayah perbatasan RI dengan Malaysia di sejumlah titik di Kabupaten Nunukan khsususnya yang dianggap paling rawan pintu masuk dari negara lain. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan