Ilustrasi penjara [Shutterstock]
Aparat Kepolisian Sektor Kelapa Gading meringkus petugas keamanan Eco Park, Taman Impian Jaya Ancol, bernama Mujahidin alias Piyik, terkait kasus dugaan terlibat peredaran sabu-sabu.
Mujahidin ditangkap setelah polisi mengamankan tersangka Taupik Bin Abdul Gani di Ancol pada Sabtu (21/10/2017), sekitar pukul 17.00 WIB.
"Tim buser Polsek Kelapa Gading melakukan pengembangan kasus narkoba jenis sabu di wilayah Taman Impian Jaya Ancol," kata Kapolsek Kelapa Gading Komisaris Arif Fazrulrahman, Senin (23/10/2017)
Awalnya, polisi hanya mendapatkan barang bukti dari Mujahidin berupa alat hisap sabu (bong) dan satu paket sabu yang disimpan dalam gantungan kunci mobil.
Dua paket sabu lainnya kembali ditemukan polisi ketika membawa tersangka ke sebuah mobil Toyota Kijang berplat nomor B 1131 WVM.
"Ketika dilakukan penggeledahan di kendaraan ditemukan dua paket sabu di dashboard tengah mobil," kata dia.
Saat ini, Mujahidin telah dibawa ke kantor Polsek Kelapa Gading untuk diperiksa secara intensif. Pemeriksaan tersebut untuk memburu pelaku lain yang diduga berperan menjadi bandar peredaran sabu tersebut.
Mujahidin ditangkap setelah polisi mengamankan tersangka Taupik Bin Abdul Gani di Ancol pada Sabtu (21/10/2017), sekitar pukul 17.00 WIB.
"Tim buser Polsek Kelapa Gading melakukan pengembangan kasus narkoba jenis sabu di wilayah Taman Impian Jaya Ancol," kata Kapolsek Kelapa Gading Komisaris Arif Fazrulrahman, Senin (23/10/2017)
Awalnya, polisi hanya mendapatkan barang bukti dari Mujahidin berupa alat hisap sabu (bong) dan satu paket sabu yang disimpan dalam gantungan kunci mobil.
Dua paket sabu lainnya kembali ditemukan polisi ketika membawa tersangka ke sebuah mobil Toyota Kijang berplat nomor B 1131 WVM.
"Ketika dilakukan penggeledahan di kendaraan ditemukan dua paket sabu di dashboard tengah mobil," kata dia.
Saat ini, Mujahidin telah dibawa ke kantor Polsek Kelapa Gading untuk diperiksa secara intensif. Pemeriksaan tersebut untuk memburu pelaku lain yang diduga berperan menjadi bandar peredaran sabu tersebut.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Noel Sebut Menkeu Purbaya Bakal Dinoelkan: 'Ada Bandit Lepas Anjing Liar' karena Ganggu Pesta
-
Berani Angkat Latar Bali, Film Bandit Bakal Bikin Jantung Berdebar di JAFF 2025
-
Berawal dari Jadi Korban Begal, Monji Atmodjo Bongkar Sisi Kelam 'Surga' Bali Lewat Film Bandit
-
Ulasan Novel Bandit-Bandit Berkelas: Nasib Keadilan di Ujung Tanduk!
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi