Jokowi Ungkap Din Syamsuddin Sempat Bimbang Jabat Utusan Presiden

Senin, 23 Oktober 2017 | 19:14 WIB
Presiden Joko Widodo dan Din Syamsuddin di Istana, Senin (23/10/2017). [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengklaim, penunjukan Din Syamsuddin sebagai utusan presiden urusan dialog antarumat beragama dan perdaban sudah tepat.

Sebab, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu kini aktif di forum-forum internasional mengampanyekan toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

"(Alasan mengangkat Din Syamsudin) tidak mencari-cari lagi. Dia sudah ada fondasi yang kuat sebagai ketua konferensi Asia dan dunia untuk kedamaian serta agama," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/10/2017).

Dia mengakui, Din sempat bimbang menerima tugas sebagai utusan khusus Presiden untuk urusan kerukunan antar umat beragama ‎itu.

Namun, setelah diyakinkan Jokowi, bahwa amanah yang ia berikan itu untuk kepentingan bangsa dan negara akhirnya Din menerima.

"Sudah jelas dan kongret, meski pun pada awal-awal beliau ragu-ragu dan saya sampaikan ini untuk kepentingan negara dan bangsa," jelasnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menambahkan, peran Indonesia juga sangat diharapkan oleh bangsa dan negara lain untuk membangun perdamaian.

"‎Banyak sekali tugas-tugas yang diharapkan negara lain berkaitan dengan Afganistan, Palestina, bisa masuk ke Rakhine State/Rohingya," terangnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com