Suara.com - Universitas Indonesia angkat suara mengenai video panas muda-mudi yang viral di media sosial.
Staf Hubungan Masyarakat Universitas Indonesia Egia Etha Tarigan mengatakan begitu mendapatkan informasi tentang video mesum, kampus langsung melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan dapat dipastikan perempuan dalam video tersebut dulu pernah kuliah di UI.
"Dari tadi banyak yang hubungi kami (wartawan). Kami bersama tim Internal UI sore tadi melakukan cross check (video itu) .Ternyata yang bersangkutan bukan lagi mahasiswi UI. Memang dia lulusan UI," kata Egia kepada Suara.com, Rabu (25/10/2017).
Kemudian, Egia tidak bersedia menjelaskan latar belakang perempuan tersebut kepada publik sebagaimana yang telah disepakati kampus.
"Untuk jurusan angkatan dan tahun lulus mohon maaf kami dari pihak UI sudah sepakat agar informasinya tidak keluar," ujar Egia.
Universitas Indonesia, kata dia, tak bertanggungjawab atas dampak video mesum yang viral di media sosial.
"Segala akibat yang dihasilkan dari beredarnya video tersebut, maka akan menjadi tanggungjawab pribadi yang bersangkutan," ujar Egia.
Video berdurasi lima menit tersebut tersebar sejak 23 Oktober 2017.
Setelah heboh, video tersebut sudah tidak bisa diakses.
Berita Terkait
-
Teori 'Menumpang Hidup' dan Alasan Mengapa Profesi Polisi Tetap 'Seksi'
-
RUU Kesejahteraan Hewan Maju ke DPR, DMFI: Saatnya Indonesia Beradab
-
Kronologi SKSG-SIL UI Digabung, Panen Protes dari Mahasiswa dan Akademisi
-
DPR Ikut Awasi Pemilihan Bacalon Dekan UI: Harus Bebas dari Intervensi Politik
-
Rektor UI Harumkan Indonesia: Penghargaan Tohoku University Lengkapi Lompatan UI di Peringkat Dunia
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
Terkini
-
Ancaman Mata Kering SePeLe di Balik Layar Laptop Mengintai Pekerja Remote, INSTO Dry Eyes Solusinya
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Diperiksa KPK, Terseret Pusaran Korupsi Bupati Bekasi?
-
KIP Perintahkan KPU Serahkan Salinan Ijazah Jokowi, Diberi Waktu 14 Hari untuk Banding
-
Aplikasi Dapodik 2026.b PAUD Diluncurkan, Operator Wajib Lakukan Instal Ulang
-
Terbongkar, Ini Daftar 9 Informasi Ijazah Jokowi yang Sengaja Ditutupi KPU
-
Simbol X di Masker Warnai Sidang Vonis Laras Faizati di PN Jaksel, Apa Maknanya?
-
Detik-detik Menegangkan Sidang Vonis Laras Faizati: Pendukung Riuh, Berharap Bebas Sekarang Juga
-
Presiden Prabowo Kumpulkan Rektor dan Guru Besar di Istana, Ini Isu yang Dibahas
-
Polemik Pasal Nikah Siri di KUHP Baru, Selly: Bukan Kriminalisasi Agama, Tapi Perisai bagi Perempuan
-
Jelang Vonis, Laras Faizati Berharap Hukum Lindungi Hak Bersuara: Doakan Saya Pulang Hari Ini