Suara.com - Sekretaris Daerah Jakarta Saefullah tidak keberatan dengan Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo melamar posisi Ketua Dewan Pengawas Kebun Binatang Ragunan ke Gubernur Jakarta Anies Baswedan.
Saefullah mengatakan siapa saja yang suka dengan hewan dan memiliki pengalaman banyak di bidang itu bisa melamar.
"Nggak masalah kalau dia mau. Pertama orang itu harus suka dengan komunitas perhewanan," ujar Saefullah di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (26/10/2017).
"Dulu memang saya pernah menyaksikan Pak Hashim menyumbangkan seekor anak gajah di Ragunan," Saefullah menambahkan.
Kemudian Saefullah bercerita pernah memberikan nama Lestari pada anak gajah di Ragunan. Kala itu ia berharap gajah tersebut bisa hidup lama.
"Jadi kalau saya ke Ragunan, saya tanya itu anak saya sehat nggak? (Dijawab) sehat pak, anak bapak sehat," kata Saefullah.
Penunjukan ketua dewan pengawas ragunan, kata Saefullah, bisa ditentukan langsung gubernur Jakarta. Jika cocok dengan Hashim, Anies bisa mengangkatnya dengan mengeluarkan surat keputusan gubernur Jakarta.
"Kalau ada orang yang suka dan mau, kemudian kalau ada yang sudah bosan di situ barang kali, bisa pergantian. Bisa antar waktu, bisa diganti semuanya juga bisa," kata dia.
Selanjutnya ia bercerita pada era mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Saefullah mengatakan Ahok pernah mengangkat seorang yang baru dikenal dari Facebook sebagai salah satu pengawas di ragunan.
Baca Juga: Adik Prabowo Minta Jatah Ketua Dewan Pengawas Ragunan ke Anies
"Dia anak muda, lupa namanya, dia suka hewan, di rumahnya dia juga pelihara hewan. Dia diangkat menjadi salah satu pengawas di sana. Kemudian, mungkin sekarang dia sudh tidak aktif," katanya.
Tadi pagi Hashim datang menemui Anies di Balai Kota. Dia berharap bisa diangkat sebagai Ketua Dewan Pengawas Kebun Binatang Ragunan.
Pada tahun 2013 atau era Gubernur Joko Widodo, Hashim sudah menduduki posisi tersebut. Tetapi pada akhir Desember 2014, ia memilih mengundurkan diri dari jabatan Ketua Dewan Pengawas Badan Layanan Umum Daerah Taman Margasatwa Ragunan.
"Harapannya (Pak Anies) kedepan supaya Ragunan itu bertaraf internasional. Kan ini kebun binatang kota kedua terbesar di dunia. Ini suatu aset ibu kota yang luar biasa," kata Hashim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK