Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno kembali datang ke Balai Kota Jakarta tak memakai kendaraan bermotor. Ia memilih berlari dari rumah pribadinya di Jalan Pulobangkeng, Jakarta Selatan, Jumat (27/10/2017).
Setibanya di Balai Kota pukul 7.50 WIB, dia mengatakan sedikit kecewanya terhadap tim lari dari komunitasnya yang semakin berkurang.
Pasalnya, saat ia lari Jumat (20/10) pekan lalu, Sandiaga masih didampingi puluhan rekannya. Sementara saat lari hari ini, ia hanya ditemani 10 orang.
"Ada sedikit yang membuat saya sedih, yaitu, yang kemarin (Jumat lalu) lari bersama saya pencitraan, sekarang berkurang drastis," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (27/10/2017).
Setelah diamati, Sandiaga mengatakan tim larinya menjadi berkurang karena kegiatan kali ini tidak diliput oleh awak media dan televisi nasional.
"Setelah saya cek kenapa kurang karena nggak ada TV. Jadi, mereka lari kalau ada TV saja. Jadi saya sampaikan ke teman-teman harus istiqamah," kata Sandiaga.
Selama menjabat di Ibu Kota, Sandiaga memastikan akan lari ke Balai Kota setiap hari jumat setiap pekan atau setidaknya sekali dalam dua pekan.
Ia mengatakan, kegiatan ini akan dilakukannya sekaligus untuk mengontrol perkembangan perbaikan trotoar ruas Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Begini Pujian Jokowi saat Eks PM Jepang Bawa Banyak Pengusaha
Selanjutnya, ia mengajak tim lari wartawan yang biasa melakukan peliputan di Balai Kota, yakni “Rocket Runners” untuk gabung.
"Untuk teman-teman wartawan, sangat welcome untuk join. Yang suka lari katanya di sini hari Selasa. Sekali-sekali boleh sama-sama. U will see different experience of Jakarta. Kita pastikan kota kita (siap) untuk Asian Games," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah