Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis [suara.com/Erick Tanjung]
Gedung mentereng di Jalan R. E. Martadinata, Jakarta Utara, itu, bernama Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis.
Hotel tersebut menjadi sorotan publik karena selama ini distigma tempat prostitusi. Ujungnya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta tidak memperpanjang izin Alexis.
Pagi tadi, Legal & Corporate Affair Alexis Group Lina Novita dan Mochamad Fadjri membantah semua tudingan miring yang selama ini berkembang. Mereka menegaskan Alexis merupakan tempat usaha sektor pariwisata yang taat peraturan dan memiliki kontribusi besar terhadap pajak negara serta penyediaan lapangan kerja.
Hotel tersebut menjadi sorotan publik karena selama ini distigma tempat prostitusi. Ujungnya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta tidak memperpanjang izin Alexis.
Pagi tadi, Legal & Corporate Affair Alexis Group Lina Novita dan Mochamad Fadjri membantah semua tudingan miring yang selama ini berkembang. Mereka menegaskan Alexis merupakan tempat usaha sektor pariwisata yang taat peraturan dan memiliki kontribusi besar terhadap pajak negara serta penyediaan lapangan kerja.
Usai konferensi pers, wartawan diajak melihat lantai tujuh, Griya Pijat Alexis, yang selama ini disebut-sebut itu.
Hotel Alexis terdiri dari tujuh lantai. Lantai satu tertulis 4-Play, lantai dua merupakan ruangan office, lantai tiga dan empat untuk tempat karaoke, kemudian lantai lima dan enam merupakan hotel.
Sesampai di lantai tujuh, suasana ruangan tersebut sepi sekali. Soalnya memang sejak pemerintah tak mengeluarkan perpanjangan izin usaha, karyawan dirumahkan semua.
Bath House Spa & Lounge, demikian tulisan di salah satu dinding di lantai tujuh.
Wartawan kemudian diajak naik ke atas melalui anak tangga. Di sana terlihat ruangan untuk ganti pakaian. Di sekeliling ruangan ini terdapat loker untuk menyimpan pakaian dan barang milik tamu.
Pengelola kemudian mengajak turun lagi dan selanjutnya menuju lorong.
Wartawan kemudian diajak naik ke atas melalui anak tangga. Di sana terlihat ruangan untuk ganti pakaian. Di sekeliling ruangan ini terdapat loker untuk menyimpan pakaian dan barang milik tamu.
Pengelola kemudian mengajak turun lagi dan selanjutnya menuju lorong.
Di lorong-lorong terlihat kamar untuk pijat dengan cahaya lampu remang-remang. Kamar tersebut memiliki berbagai fasilitas, seperti spring bed, bathtub, dan shower.
Di sekitar lorong kamar pijat ada ruangan berpenutup gorden warna oranye.
Di lantai tujuh juga terdapat kolam untuk berendam, sauna, dan steam.
Di sekitar lorong kamar pijat ada ruangan berpenutup gorden warna oranye.
Di lantai tujuh juga terdapat kolam untuk berendam, sauna, dan steam.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Profil Alex Tirta, Pemilik Hotel Alexis yang Dulu Ditutup Anies Baswedan
-
Menilik 'Menu Istimewa' Hotel Alexis, Surga Dunia yang Karam di Tangan Anies Baswedan
-
Bos Hotel Alexis Alex Tirta Kembali Diperiksa Terkait Kasus Firli Bahuri Jumat Besok
-
Dicecar Wartawan Jelang Pemeriksaan Kasus Pemerasan Pimpinan KPK, Begini Reaksi Alex Tirta
-
Mengenal Alexis, Hotel Milik Alex Tirta yang Ditutup Saat Anies Baswedan Berkuasa
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah