Suara.com - Misteri pembunuhan saudara tiri pimpinan Korea Utara Kim Jong-Un, Kim Jong Nam masih penuh dengan misteri. Meski terlihat jelas, TKI asal Indonesia Siti Aisyah mengoleskan cairan ke wajah Jong Nam di Bandara Kuala Lumpur, Malaysia.
Namun Siti membantah tuduhan itu. Dia mengklaim tak ada niat membunh. Dia mengaku hanya mengetahui bahwa direkrut untuk membuat lelucon dalam sebuah acara televisi.
Dalam sidang pembunuhan itu, terungkap fakta baru. Ada 4 orang yang bertemu dengan seorang pejabat kedutaan besar Korea Utara dan manajer maskapai penerbangan setelah pembunuhan terjadi. Selama ini disinyalir pembunuhan itu atas perintah Jong-Un.
Keempat lelaki itu termasuk tersangka di kasus pembunuhan itu. Selain empat lelaki itu, ada Siti dan warga negara Vietnam, Doan Thi Huong.
Keempat lelaki itu ditangkap karena dalam rekaman CCTV, mereka tengah berbincang dengan Siti. Mereka diidentifikasi sebagai orang Korea Utara.
Tiga dari mereka terlihat bertemu dengan pejabat kedutaan Korea Utara dan pejabat Air Koryo.
Aisyah maupun Thi Huong didakwa membunuh Kim Jong Nam memakai racun kimia VX, yang dinyatakan PBB sebagai senjata terlarang.
Pembunuhan itu terjadi di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 13 Februari 2017. (Daily Mail)
Baca Juga: Kasus Kim Jong Nam, Aisyah Reka Ulang di Bandara Kuala Lumpur
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?