Suara.com - Seorang pembantu rumah tangga bernama Samsiah (41), ditemukan bersimbah darah di Perumahan Pesona Mungil II, Sukmajaya, Kota Depok, Minggu (5/11), akhir pekan lalu. Kekinian, aparat kepolisian tengah menyelidiki kasus tersebut.
Saat dilakukan olah TKP terkait di lokasi pembunuhan PRT tersebut, polisi menemukan sebuah guting yang berlumuran darah. Diduga, Samsiah dibunuh pelaku menggunakan guting tersebut.
"Ada barang bukti ditemukan gunting masih berbercak darah, dan sidik jari diduga digunakan pelaku untuk menghabisi korban dengan cara ditusuk," kata Kepala Satuan Reskrim Polresta Depok Komisaris Kompol Putu Cholis Aryana saat dikonfirmasi, Selasa (7/11/2017).
Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi, PRT itu diketahui sedang mengandung bayi yang masih berumur 4 bulan.
Sementara hasil visum menunjukkan korban meninggal dunia akibat luka tusukan di perut bagian kanan. Terdapat pula luka-luka lebam di sekitar wajah korban.
Polisi juga masih menelusuri pelaku yang secara sadis telah membunuh perempuan tersebut. Setidaknya, polisi telah kali ketiga melakukan olah TKP untuk menelusuri jejak pelaku pembunuhan.
"Kami lakukan olah TKP berulang-ulang untuk mencari jejak pelakunya," terangnya.
Samsiah diketahui sendirian di rumah tersebut, lantaran majikannya tidak berada di rumah sejak Sabtu (4/11).
Terkait kasus pembunuhan ini, jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur untuk diautopsi.
Baca Juga: Kisah Gamelan Soeharto dan Jangan Lupa Senyum di Istana Negara
Berita Terkait
-
Keji! Ibu Ini Tembak Mati Dua Putrinya dan Nyaris Bunuh Suaminya
-
Setara Institute Sebut Depok-Bogor Rawan Paham Radikalisme
-
Mau Rampas Motor, Debt Collector Tewas Ditikam Penunggak Kredit
-
Tragis, Balita Tewas di Tangan Tukang Ojek Langganan Ibunya
-
Viral! Lukisan 3D di Depok Jadi Tempat Wisata Dadakan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin