Suara.com - Presiden Joko Widodo memberikan empat nasihat kepada calon mantu, Bobby Nasution, dalam prosesi malam midodareni, Selasa (7/11/2017), malam.
Empat nasihat atau catur wedha yang diberikan mantan wali kota Solo yakni, pertama meminta Bobby untuk bersikap dewasa dan menghilangkan sifat kekanak-kanakan seperti saat masih membujang.
"Eko, rehne sliramu bakal dadi garwane putriku, tandang tandukmu kudu tansah dewasa, aja kaya nalika isih jaka (karena dirimu akan menjadi suami putriku, segala tindak tandukmy harus dewasa jangan seperti saat masih bujang)," kata Jokowi.
Kedua, sebagai menantu hendaknya Bobby akan menganggap keluarga mertuanya sebagai keluarganya sendiri.
"Dwi, lahir batin kudu tansah sungkema marang maratuwamu kayadene wongtuwamu dhewe," kata Jokowi.
Ketiga, sebagai warga masyarakat wajib mematuhi hukum, menghormati dan mengasihi sesama agar menemukan hidup bahagia.
Serta keempat, bertaqwa kepada Tuhan pencipta alam semesta dan menjauhi larangannya sebagaimana agama yang dianut. Menjalankannya setiap hari supaya mendapat kedamaian lahir batin
"Tri, urip bebrayan agung mono, wajibe kudu netepi angger-angger paugering praja. Catur, estokake dhawuhe Pangeran Gusti Allah Swt dalah Gusti Kang Makarya Jagad, lan adohana wewalere, warahing piandel utama agama sing kok anut lan tindakna saben dina supaya ayem tentrem lahir batin," tutur Jokowi.
Catur Wedha sendiri merupakan wejangan yang disampaikan oleh calon bapak mertua atau bapak calon pengantin wanita yang diharapkan menjadi bekal untuk calon pengantin dalam mengarungi hidup berumahtangga nanti.
Ribuan Relawan Hadiri Malam Midodareni
Ribuan relawan Jokowi ikut hadir dalam prosesi midodareni yang digelar Presiden di kediamannya, Jalan Kutai Utara, Sumber, Banjarsari, Solo, semalam.
Mereka datang secara bergelombang dengan menggunakan bus yang disediakan pihak keluarga presiden. Berbeda dengan acara midodareni Gibran dengan Selvi dua tahun lalu, dimana para relawan diterima di tenda yang didirikan di halaman parkir Gedung Graha Saba Buana, kali ini relawan diterima di kediaman Jokowi, yakni di tenda yang terpasang di sepanjang Jalan Kutai Utara.
Salah satu relawan asal Papua, George Marsnanribu, mengatakan kedatangannya ke malam midodareni karena diundang Presiden Jokowi. Selain itu, kehadiran mereka juga untuk ikut mangayubagyo peristiwa bahagia yang dirasaka Jokowi.
"Selain malam midodareni ini, besok pagi kami juga akan dilibatkan dalam prosesi kirab pengantin sebagai pagar betis di selanjang rute jalan yang akan dilalui kereta kencana," ujarnya. [Putri Sejati]
Tag
Berita Terkait
-
Padahal Sudah Bantu UMKM, Kahiyang Ayu Tetap Dikritik karena Perkara Sepele
-
Kahiyang Ayu Angkat Pesona Batik Sumut di Gebyar Kriya Nusantara dan Jogja ITTAF 2025
-
Pemprov Sumut Dorong Ulos Mendunia, Masuk Daftar Warisan Budaya Dunia UNESCO
-
Kahiyang Ayu Ajak Anak PAUD Amalkan Ikrar Anak Indonesia Hebat 2025
-
Sumber dan Harta Kekayaan Bobby Nasution, Pantas Royal Kirim Gift Rp 11 Juta di Acara Dangdut
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya
-
Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!