- Kahiyang Ayu mengajak anak-anak Sumut mengamalkan Tujuh Ikrar Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam kehidupan sehari-hari.
- Kegiatan Kacamer 2025 di Medan diikuti 2.000 anak TK dari lima kabupaten/kota di Sumut.
- Acara diisi dengan kegiatan edukatif dan kreatif seperti senam, permainan, dan pembacaan Tujuh Ikrar.
Suara.com - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini Sumatera Utara (PAUD Sumut) Kahiyang Ayu mengajak anak-anak untuk mengamalkan Tujuh Ikrar Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam keseharian mereka.
Ajakan ini disampaikan dalam kegiatan "Kampung Ceria Anak Merdeka (Kacamer) 2025" yang digagas Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Sumut di Taman Cadika, Medan, Sabtu 1 November 2025.
Adapun Tujuh Ikrar Kebiasaan Anak Indonesia Hebat adalah: bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur lebih awal.
"Sebagai generasi penerus bangsa, Ibu berharap sejak dini anak-anak semua bisa menjalankan tujuh ikrar ini, baik di sekolah maupun di rumah. Dengan begitu, mereka tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, sehat, dan berkarakter," kata Kahiyang Ayu.
Kahiyang menilai kegiatan ini sangat penting sebagai langkah mencerdaskan anak bangsa sejak dini.
"Anak-anak kita adalah generasi emas bangsa. Melalui kegiatan seperti ini, kita menanamkan semangat belajar yang menyenangkan, kebiasaan baik, serta kepedulian terhadap lingkungan. Terima kasih kepada para guru dan orang tua yang terus mendampingi tumbuh kembang anak-anak Indonesia," ujar Kahiyang Ayu.
Kahiyang juga berinteraksi langsung dengan anak-anak peserta kegiatan. Ia memberikan pertanyaan sederhana, seperti nama hewan berkaki empat, jenis warna, dan nama buah, untuk menumbuhkan semangat belajar serta melatih keberanian berbicara di depan umum. Anak-anak yang berhasil menjawab dengan baik mendapat hadiah sepeda dari Kahiyang sebagai bentuk apresiasi.
Ketua IGTKI Sumut Rahmi Muktar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen para guru TK dalam menumbuhkan generasi yang hebat, mandiri, dan peduli lingkungan.
"Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar langsung tentang keberanian, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama. IGTKI ingin menghadirkan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan di luar ruang kelas," ucap Rahmi.
Rahmi menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh 2.000 anak TK dari lima kabupaten/kota di Sumut, yakni Deliserdang, Serdangbedagai, Langkat, Binjai, dan Medan.
Acara “Panggung Ceria Anak Merdeka 2025” diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan kreatif, antara lain pembacaan Tujuh Ikrar Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, penampilan angklung, tari persembahan, peragaan rambu lalu lintas, wisata edukasi, simulasi pemadam kebakaran, pemeriksaan gigi, demonstrasi menanam pohon, serta peragaan Senam Anak Indonesia Hebat oleh anak-anak TK se-Sumut.
Rahmi juga mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh jajaran IGTKI di tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan kecamatan, serta kolaborasi lintas lembaga yang membuat kegiatan ini berjalan sukses.
Berita Terkait
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kloter Pertama Haji 2026 Berangkat Serentak, Ribuan Jamaah Mulai Diterbangkan
-
BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?