Suara.com - Misteri kematian mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Akseyna Ahad Dori (18) belum terungkap oleh Polda Metro Jaya, meski sudah terjadi dua tahun silam.
Akseyna meninggal dunia secara tak wajar di Danau Kenanga, Universitas Indonesia, pada 26 Maret 2015.
Perkembangan terkini datang dari ayahanda Akseyna, Kolonel Dinas Khusus Angkatan Udara Mardoto.
Mardoto yang menghubungi jurnalis Suara.com, Selasa (14/11/2017), mengungkapkan salah satu akun media sosial twitter atas nama Akseyna mendadak aktif, Selasa dini hari sekitar pukul 03.14 WIB.
Akun Twitter Akseyna itu mengunggah tulisan pendek: “Akuu”.
"Ini kok ada tweet atas nama Akseyna. Tadi pagi aktifnya," kata Ayahanda Akseyna, Mardoto, Selasa siang.
Namun, kata Mardoto, tulisan tersebut sudah hilang dihapus pada Selasa siang.
"Akun Twitter Akseyna masih bisa dibuka, tapi tweet tadi pagi sudah tak ada. Sudah dihapus,” tukasnya.
Baca Juga: Gerombolan Tak Dikenal Provokasi Konpers FRI West Papua di YLBHI
Mardoto mengakui telah melaporkan hal mencurigakan itu ke Polres Kota Depok. Polisi kekinian tengah mendalami media sosial twitter Akseyna yang aktif tersebut.
"Sekitar jam 12.00 WIB, Sudah saya laporkan ke Kasatreskrim Polres Depok, tapi belum tahu tindak lanjut dan hasilnya. Masih didalami butuh waktu," tandasnya.
Berita Terkait
-
PRT Hamil Ditemukan Tewas Berlumur Darah, Ditikam Pakai Gunting
-
Dua Tahun Pembunuhan Akseyna Tak Terungkap, Begini Perasaan Ayah
-
Bertahun-tahun Tak Terungkap, 2 Kasus Ini 'PR' Polda Metro Jaya
-
Orangtua Menunggu Pengungkapan Misteri Kematian Akseyna
-
Seandainya Dulu Polisi Tak Gegabah Sebut Akseyna Bunuh Diri....
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang
-
Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi
-
Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026
-
Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus