Suara.com - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda Sam Aliano telah mengirimkan karangan bunga ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Kencana, tempat Setya Novanto dirawat pada Sabtu (18/11/2017) pagi.
Dalam karangan bunga tersebut ia menuliskan 'Semoga Lekas Sembuh Papa Tiang Listrik. #SaveTiangListrik'.
Ia mengatakan tujuan mengirim bunga ke RSM Kencana untuk menyindir Novanto yang mengku sakit, karena mobil yang ditumpanginya menabrak tiang listrik.
Padahal, kata Sam, yang menjadi korban dalam kejadian tersebut adalah tiang listrik.
"Sebenarnya kita bilang ada sindiran sebenarnya lebih utama. Soalnya yang kita lihat kejadian kemarin, yang sakit, yang rusak, yang kena itu tiang listrik. Jadi kenapa saya tulis tiang listrik, tiang listrik kan kena tabrakan," ungkapnya saat dihubungi Sabtu (18/11/2017).
Sam juga mengungkapkan tidak mengucapkan cepat sembuh untuk Ketua DPR tersebut lantaran Novanto bukan korban. Apalagi saat menabrak tiang listrik, Novanto yang langsung dilarikan ke Rumah Sakit Medika Permata Hijau duduk di kursi paling belakang.
"Bukan Novanto yang kena, Novanto di dalam mobil, apalagi dia duduk di belakang," kata Sam.
Namun, bunga yang dikirim Sam tersebut sudah dirusak oleh orang tak dikenal ketika masih berada di bagian depan rumah sakit. Tal lama setelah itu, petugas keamanan rumah sakit menaruh karangan bunga tersebut ke bagian belakang rumah sakit, dekat parkiran mobil.
Selain karangan bunga Sam, orang tak dikenal tersebut juga merusaki karangan bunga yang dikirim oleh Riza Villano. Riza mengucapkan 'Semoga Lekas Sembuh Bapak Setya Novanto'.
Baca Juga: Kisah Haru Ibu Pelayan yang Diberi Tip Rp20 Juta oleh Pelanggan
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar